SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Hujan yang melanda Sampit, Kotawaringin Timur, dan sekitarnya mengakibatkan banjir di sejumlah titik di dalam kota, Senin, 7 Maret 2022. Salah satunya lingkungan Sekolah Dasar Negeri 4 Ketapang Sampit.

"Banjir para murid kami pun berupaya menguras air agar tak makin parah," ungkap Asykuriah, salah seorang guru SDN 4 Ketapang Sampit.

Banjir terjadi karena saluran air di sekitar sekolah tersebut jelek. Diperparah dengan kondisi hujan deras sejak pagi hari membuat genangan air di lingkungan sekolah itu makin tinggi. 

Kendati digenangi air para murid tetap melaksanakan pembelajaran. Di sela aktivitas belajar murid-murid sesekali berupaya menguras air yang sudah masuk dalam kelas. 

"Kami tetap belajar, kasihan anak-anak yang tetap semangat hadir ke sekolah meski banjir," ungkapnya. 

--page

Menyiasatinya para murid terpaksa melepas sepatu. Dan sesekali mengangkat kaki ke atas kursi saat belajar. 

Belum diketahui perpu berapa lama agar air banjir surut. Apalagi sampai dengan berita ini ditulis hujan terus mengguyur kota dengan derasnya. 

Pihak sekolah berharap ada perhatian dari pemerintah agar banjir tak selalu terjadi di sekolah yang beberapa waktu lalu mengalami musibah kebakaran ini. Sehingga para murid dapat belajar dengan tenang meski cuaca sedang tidak bersahabat. (USAY NOR RAHMAD/B-5)