BORNEONEWS, Puruk Cahu - Sebanyak tujuh menara base transciever station (BTS) telah terpasang tahun lalu di wilayah Kabupaten Murung Raya (Mura) untuk memperluas akses jaringan internet dan komunikasi oleh pihak kementerian komunikasi dan informatika RI.
Kondisi ini tentunya sangat memberikan kemudahan khususnya para pengguna internet dan alat komunikasi, namun di sisi lain perlu peran pemerintah untuk memberikan edukasi penggunaan internet yang sehat, khususnya untuk penggunaan media sosial.
“Fasilitas dasar, sudah mulai di bangun. Tahun lalu sudah ada tujuh BTS telah berdiri, dan sudah saatnya masyarakat penggunanya membangun ruang digital produktif dan sehat,” kata Kadis Kominfo Bimo Santoso saat di temui di ruang kerjanya, Selasa.
Namun ada dampak negatif yang harus diantisipasi apabila jaringan internet bisa diakses yaitu banyaknya konten negatif, informasi informasi negatif bahkan Hoax yang menyebar di dunia maya.
Apabila para pengguna tidak bijak dan cerdas menyaring berbagai konten da informasi tersebut maka akan sangat berbahaya bagi diri sendiri.
Menurutnya menggunakan internet atau media sosial dengan bijak dapat menghindarkan penggunanya dari potensi HOAX.
--page
“Kami terus mensosialisasikan tentang penggunaan internet sehat ini di akun resmi pemerintah daerah, agar masyarakat dapat menggunakan media sosial dengan bijak, positif dan produktif,” ungkap Bimo lagi.
Terutama di tempat yang memang baru saja mendapat jaringan internet atau dijangkau jaringan internet, tidak sedikit masyarakat belum memahami adanya bahaya bersepancar di dunia maya. Karenanya antisipasi dan memberikan pemahaman samgat penting untuk menjaga generasi dan masyarakat dari dampak buruk internet.
“Menggunakan media sosial dengan tidak sehat, pastinya akan merugikan diri sendiri juga pengguna internet lainnya,” tandasnya. (Trs)









