BORNEONEWS, Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara melaksanakan forum lintas perangkat daerah tahun 2022 di aula Bappeda Litbang, Selasa, 8 Maret 2022. Dalam kegiatan ini, dilakukan penyusunan rancangan awal rencana kerja (Renja) perangkat daerah.
Bupati Barito Utara, H Nadalsyah mengungkapkan, penyusunan rancangan awal Renja perangkat daerah berpedoman pada beberapa hal. Pertama, rencana strategis (Renstra) perangkat daerah, dengan tujuan untuk menjamin kesesuaian antara program, kegiatan, lokasi kegiatan, kelompok sasaran serta prakiraan maju yang disusun dalam rancangan awal renja perangkat daerah dengan Renstra perangkat daerah.
Kedua, hasil evaluasi hasil renja perangkat daerah tahun lalu, dan hasil evaluasi hasil renja perangkat daerah tahun berjalan yang bertujuan untuk memastikan bahwa rumusan kegiatan alternatif dan/atau kegiatan baru yang disusun dalam rancangan awal Renja perangkat daerah, dilakukan dalam rangka optimalisasi pencapaian sasaran Renstra perangkat daerah.
Nadalsyah melanjutkan, forum perangkat daerah atau lintas perangkat daerah yang dilaksanakan ini merupakan wadah bagi perangkat daerah untuk membahas rancangan awal RKPD Kabupaten Barito Utara tahun 2023 dan rancangan awal Renja perangkat daerah tahun 2023, bersama pemangku kepentingan terkait dengan tugas dan fungsi masing-masing perangkat daerah.
Selain itu, untuk memperoleh saran dan pertimbangan dalam hal penyempurnaan, tetap memperhatikan surat edaran kepala daerah tentang pedoman penyempurnaan rancangan awal Renja perangkat daerah.
--page
Dalam menyusun Renja perangkat daerah tahun 2023, kata Nadalsyah, usulan-usulan prioritas dimaksud, tidak dibenarkan di luar dari visi dan misi bupati dan wakil bupati yang telah dijabarkan ke dalam Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (P-RPJMD) tahun 2018 – 2023 dan Rencana Strategis (Renstra) perubahan perangkat daerah tahun 2018 – 2023 pada tahun berkenaan.
Prioritas pembangunan tersebut dipertajam melalui kegiatan forum perangkat daerah atau lintas perangkat daerah ini. ”Saya harapkan, forum ini mampu menghasilkan dan menyepakati prioritas-prioritas kegiatan yang terbaik untuk masyarakat, sesuai dengan aspirasi yang telah disampaikan, atas dasar kebutuhan masyarakat banyak, bukan keinginan semata dan bukan pula hanya untuk kepentingan orang perorang atau segelintir masyarakat,” demikian kata orang nomor satu di Bumi Iya Mulik Bengkang Turan itu. (RAMADHANI/B-7)









