PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Kegiatan operasi pasar minyak goreng ptoduksi PT. Citra Borneo Utama (CBU) bagian dari Citra Borneo Indah (CBI) Group milik H Abdul Rasyd AS, pengusaha nasional asal Pangkalan Bun, Kalteng diapresiasi positif oleh Komandan Kodim 1014 Pangkalan Bun Letkol Arh Drajad Tri Putro.

Menurut Dandim, Selasa, 8 Maret 2022 kegiatan yang sejak beberapa waktu lalu digelar tersebut sangat membantu masyarakat karena minyak goreng yang dijual dalam bentuk curah itu sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp 11,500 per liter.

"Tentunya secara pribadi saya mengucapkan terima kasih kepada bapak H. Abdul Rasyd AS karena sudah memberikan atau melakukan operasi pasar murah minyak goreng. Karena kita ketahui bersama belakangan ini masyarakat sedang kesulitan untuk mendalatkan stok minyak goreng di pasaran. Pastinya hal ini berpotensi membuat keresahan di masyarakat," jelasnya.

Saat meninjau pelaksanaan operasi pasar minyak goreng oleh PT Sawit Sumbermas Sarana (SSMS), tbk yang menggunakan lokasi Makodim 1014 Pangkalan Bun, dia juga sempat menanyakan pendapat warga.

"Beberapa warga yang saya bincangi pada kegiatan operasi pasar mengaku, sangat terbantu dengan kegkatan seperti ini. Menurut mereka dalam segi harga sangat terjangkau. Alhamdulillah," jelasnya. Kepedulian dan empati dari H Abdul Rasyd AS pada warga tentunya layak dicontoh oleh pihak lain.

Dandim mengatakan dalam kegkatan operasi pasar minyak goreng curah yang digelar di Kodim 1014 Pangkalan Bun awalnya memang disediakan 2.000 liter.

"Karena permintaannya sangat tinggi sehingga pihak PT SSMS, kemudian memberikan tambahan volume penjualan langsung minyak goreng pada warga. Tentunya antusias warga pada operasi pasar minyak goreng ini adalah salah satu kebutuhan dasar terutama kaum ibu untuk memasak makanan bagi keluarganya, serta maupun para UMKM," jelasnya.

--page

Manager CSR CBI Group, Anita Erliana mengatakan operasi pasar ini dilaksanakan disejumlah lokasi di Kobar.

"Untuk di Kodim 1014 Pangkalan Bun disediakan 9.000 liter minyak goreng, Kelurahan Baru ada 3000 liter dan di desa Natai Baru ada sebanyak 2000 liter, total hari ini ada 14.000 liter," jelasnya. (WAHYU KRIDA/B-11)