BORNEONEWS, Palangka Raya - Tidak seperti frekuensi penerbangan yang mengalami kenaikan, frekuensi kunjungan kapal laut di pelabuhan wilayah Kalteng justru mengalami penurunan sebesar 5,25 persen atau hanya 614 kunjungan jika dibanding Desember 2021 yang tercatat sebanyak 648 kunjungan.
Penurunan frekuensi kunjungan ini terjadi di Pelabuhan Pulang Pisau yaitu 25 kunjungan, Sukamara 4, Pangkalan Bun 3, Kumai 2 dan Sampit 2. Akan tetapi, terjadi kenaikan frekuensi kunjungan kapal di Pelabuhan Kuala Pembuang yaitu 2 kunjungan.
"Namun turunnya frekuensi kunjungan itu berbanding terbalik dengan jumlah penumpang yang mengalami kenaikan sebesar 6,62 persen dari 23.190 orang di Desember 2021 menjadi 24.725 orang pada Januari 2022," kata Kepala BPS Kalteng, Eko Marsoro, Rabu, 9 Maret 2022.
Dijelaskan, kenaikan tersebut berasal dari jumlah penumpang yang datang naik sebesar 34,82 persen, sedangkan jumlah penumpang berangkat turun sebesar 20,31 persen.
Sejalan dengan frekuensi kunjungan kapal, volume arus barang juga mengalami penurunan sebesar 24,70 persen, dari 2,05 juta ton di Desember 2021 menjadi 1,55 juta ton pada Januari 2022. Penurunan ini berasal dari volume muat barang turun sebesar 6,25 persen dan volume bongkar barang turun sebesar 29,79 persen.
--page
Jika dibandingkan dengan bulan yang sama pada tahun sebelumnya, frekuensi kunjungan kapal laut di Kalteng pada Januari 2022 mengalami penurunan sebesar 3,00 persen, yaitu dari 633 menjadi 614 kunjungan.
Sebaliknya, berbeda dengan jumlah kunjungan kapal, jumlah penumpang selama Januari 2022 mengalami kenaikan sebesar 38,14 persen dibanding bulan yang sama tahun sebelumnya. Jumlah penumpang yang datang mengalami kenaikan sebesar 36,54 persen dan berangkat naik sebesar 40,80 persen.
Begitu juga dengan volume arus barang mengalami peningkatan sebesar 21,00 persen. Kenaikan ini berasal dari volume bongkar barang yang naik sebesar 28,71 persen dan volume muat barang naik sebesar 18,39 persen.
Pelabuhan Kumai dan Sampit masih mendominasi layanan angkutan laut untuk penumpang dan barang di Kalteng. Selama Januari 2022, dari 24.725 penumpang yang datang dan berangkat, sebanyak 72,70 persen melalui Pelabuhan Kumai dan 27,30 persen melalui Pelabuhan Sampit.
Sementara itu, volume arus barang yang mencapai 1,55 juta ton, terkonsentrasi di Pelabuhan Sampit 57,39 persen dan Kumai 30,97 persen. (DONNY D/B-7)









