BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Harian Satgas Covid-19 Kota Palangka Raya, Emi Abriyani mengatakan penurunan jumlah warga terpapar mulai terjadi dalam sepekan bulan Maret ini. Dari semula mencapai 200 orang per hari kini hanya berkisar 50 kasus aktif per hari.
Dia menyebutkan, untuk kasus konfirmasi positif Covid-19 dalam periode 2-8 Maret 2022, ada penambahan sebanyak 381 kasus (32,78 persen) atau rata-rata 63,5 kasus per hari. Sedangkan untuk kesembuhan, setidaknya tercatat 781 jiwa (67,21 persen) dengan rata-rata 130,16 jiwa per hari.
Jika dibandingkan dengan periode sebelumnya selama sepekan pada tanggal 23 Februari - 2 Maret 2022, ada penambahan 919 kasus konfirmasi positif (59,79 persen) dengan rata-rata 131,2 kasus per hari dan untuk kesembuhan setidaknya hanya ada 618 jiwa (40,2 persen) dengan rata-rata 88,2 jiwa per hari.
“Rata-rata pasien yang terpapar Covid-19 varian Omicron ini tidak seperti pekan-pekan awal munculnya varian ini," katanya, Rabu 9 Maret 2022.
Menurut kajian epidemiologi, puncak ledakan kasus ada di bulan Februari dan sisanya pada bulan Maret ini. Jika kasus biasanya di atas 200 pasien terpapar per hari, namun mulai menurun menjadi 100 kasus per hari dan saat ini di atas 50 orang setiap hari.
Untuk meminimalisasi kasus sebaran Covid-19 ini, tim satgas akan terus melakukan sosialisasi, edukasi serta operasi yustisi dan kegiatan pengawasan disiplin protokol kesehatan (Prokes). Dengan begitu, ia berharap dalam waktu dekat kasus Covid-19 bisa ditekan semaksimal mungkin hingga seluruh kawasan bisa kembali masuk dalam zona hijau.
“Namun masyarakat sekali lagi saya tegaskan agar jangan bereuforia berlebihan dan melonggarkan prokes. Selalu terapkan disiplin 5 M saat beraktivitas sehari-hari,” ujarnya mengingatkan.
--page
Dari data harian tim satgas hingga 8 Maret kemarin, Kota Palangkaraya memperlihatkan kasus terkonfirmasi positif bertambah 58 kasus dan 209 jiwa sembuh serta 1.894 jiwa dalam perawatan. Dari angka itu 1.711 jiwa menjalani isolasi mandiri dan 183 dirawat di rumah sakit.
Sebaran kasus Covid-19 tertinggi masih tercatat di Kecamatan Jekan Raya dengan jumlah kasus 1.373 orang yang menjalani perawatan, Kecamatan Pahandut dengan total kasus positif Covid-19 sebanyak 488 orang, sedangkan Kecamatan Sabangau 133 orang. Selanjutnya Kecamatan Bukit Batu ada 49 orang dan Rakumpit berjumlah 1 orang.
“Sekarang zona merah berkurang menjadi 14 kelurahan, zona oranye 2 kelurahan, zona kuning 3 kelurahan dan zona hijau 10 kelurahan,” sebut Emi.
Sedangkan untuk program vaksinasi di Kota Cantik saat ini sudah mencapai 256.044 jiwa yang sudah divaksin dosis 1 (114 persen) dan dosis 2 tercatat ada 215.943 jiwa (95) persen. (HENDRI/B-11)









