BORNEONEWS, Palangka Raya - Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas I Tjilik Riwut Palangka Raya mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana banjir hingga tanah longsor.
Pasalnya, kondisi cuaca pada sebagai wilayah di Provinsi Kalimantan Tengah saat ini masih berpotensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang.
"Secara umum, seluruh wilayah Kalteng berada dalam kondisi cuaca berawan hingga hujan ringan dan berpotensi hujan sedang hingga lebat. Untuk itu kami minta masyarakat tetap harus waspada," kata prakirawan cuaca BMKG, Rahmat Alfandy, Rabu, 9 Maret 2022.
Dirinya juga mengingatkan masyarakat di daerah pesisir, agar waspada terhadap peningkatan debit air akibat dari curah hujan yang masih tinggi.
"Dengan curah hujan tinggi berpotensi menambah tinggi gelombang di wilayah pesisir dan perairan Kalimantan Tengah. Untuk itu, bagi masyarakat dan nelayan kami harapkan untuk tetap berhati-hati," tuturnya.
Dia menyebutkan, untuk suhu udara berkisar antara 23-34 celcius dengan kelembaban udara berkisar antara 50-100 persen. Angin umumnya bertiup dari arah Barat Daya-Timur Laut dengan kecepatan berkisar antara 10-20 kilometer per jam.
--page
"Waspada adanya pertumbuhan awan konvektif yang dapat berpotensi hujan sedang hingga lebat, dan menimbulkan angin kencang," tutupnya. (NOPRI/B-11)









