SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Seluruh camat dan pihak terkait, diminta agar inventarisir atau data jumlah penderita bibir sumbing, yang ada di wilayah mereka masing-masing. 

"Saya minta untuk inventarisir jumlah warga yang menderita bibir sumbing. Agar dijadwalkan untuk dilakukan operasi nantinya," ujar Bupati Kotim Halikinnor, Jumat, 11 Maret 2022. 

Hal tersebut dia perintahkan, sebagai upayanya untuk meningkatkan kepercayaan diri bagi penderita bibir sumbing. Karena jika cacat tersebut terjadi hingga dewasa, maka dikhawatirkan akan membuat dirinya tidak percaya diri dan sulit bergaul ditengah masyarakat. 

Oleh sebab itu, dirinya juga sudah meminta agar di RSUD dr Murjani Sampit bisa memiliki dokter spesialis dan juga ruang operasi bibir sumbing. Guna membantu mereka agar tidak cacat lagi. 

"Saya harap hal ini bisa segera dilakukan. Demi membatu masyarakat Kotim yang sejak lahir mengalami bawaan," terang Halikinnor. 

--page

Bupati Kotim datang menemui anak-anak yang akan melaksanakan operasi bibir sumbing tersenyum. Bahkan dirinya juga telah memberikan bantuan tunai, guna mengurangi beban keluarga mereka. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)