BORNEONEWS, Palangka Raya - Gubenur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran menyebutkan, pembangunan kawasan budidaya udang vaname atau shrimp estate nantinya akan terintegrasi banyak sektor seperti perdagangan dan pariwisata.
"Kawasan shrimp estate, akan menerapkan metode tata budidaya terintegrasi. Yang mana pengelolaan kawasan budidaya udang vaname tersebut akan diintegrasikan dengan banyak sektor seperti perdagangan," katanya, Jumat 11 Maret 2022.
Dia menjelaskan untuk menyukseskan pembangunan kawasan shrimp estate tersebut, perlu ada regulasi hibah lahan dari Pemerintah Kabupaten Sukamara. Hal itu sangat penting, agar dari sisi administrasi keuangan dan aspek pembangunan sesuai dengan ketentuan.
Maka dari itu dia meminta agar segera membentuk tim hibah bersama antara Pemerintah Kabupaten Sukamara dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah yang nantinya akan merumuskan proses hibah lahan itu.
"Saya mengharapkan dalam minggu ini target penyerahan dokumen hibah tanah itu dapat segera dituntaskan. Saya ingin semua pihak terkait dapat memperkuat sinergitas, supaya pembagunan shrimp estate ini dapat berjalan dengan baik," tuturnya.
--page
Sementara itu, pengembangan kawasan tambak udang vaname atau shrimp estate akan terus dilakukan namun tetap secara bertahap, mengingat keterbatasan anggaran pada masa pandemi Covid-19. (NOPRI/B-11)








