BORNEONEWS, Palangka Raya - Operasi pasar minyak goreng murah Rp 11.500 per liter dukungan H Abdul Rasyid AS, pemilik perusahaan PT Citra Borneo Utama (CBU) bagian dari Citra Borneo Indah (CBI) Group akan kembali digelar di Kota Palangka Raya.
Menurut perwakilan CBI Group Revy Apriany, operasi pasar ini kembali digelar mengingat masih tingginya permintaan masyarakat di beberapa wilayah di Palangka Raya terhadap minyak goreng murah. Sebab, hingga kini minyak goreng bersubsidi masih terjadi kelangkaan dan tingginya harga di pasaran. Operasi pasar dilaksanakan bekerja sama dengan pemerintahan daerah setempat.
Operasi pasar ini juga merupakan kali ke dua yang akan dilaksanakan dan merupakan yang terbesar pernah dilakukan di Kalteng. Sebab pengusaha nasional asal Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat ini melalui PT CBU akan menyediakan sebanyak 80.000 kg minyak goreng curah.
Sebagai pengusaha yang peduli terhadap dinamika persoalan yang terjadi saat ini seperti halnya kelangkaan minyak goreng bersubsidi dan mahalnya harga dipasaran, H Abdul Rasyid berkomitmen membantu pemerintah untuk mengatasi permasalahan tersebut dengan menggelar operasi pasar minyak goreng murah.
Tidak hanya di Palangka Raya operasi pasar ini juga telah dilaksanakan di beberapa daerah di Kalteng, seperti di Kotawaringin Barat, Kotawaringin Timur, Lamandau, dan Sukamara.
"Kegiatan ini dilaksanakan untuk membantu atau meringankan beban masyarakat menengah kebawah serta para pelaku UMKM agar bisa mendapatkan minyak goreng murah, terlebih di masa pandemi Covid-19 yang masih terjadi," tandas Revy yang juga Head of Media Borneonews.co.id dan Palangka Post tersebut, Minggu, 13 Maret 2022.
Operasi pasar yang dilaksanakan kembali di Palangka Raya akan menyasar beberapa wilayah atau kecamatan yang ada, seperti Kecamatan Pahandut yang akan di gelar Senin, 14 Maret 2022, Bukit Batu Selasa, 15 Maret 2022, Jekan Raya, Rabu 16 Maret 2022 dan Sabangau Kamis, 17 Maret 2022.
Adapun minyak goreng curah yang akan disalurkan di Kecamatan Pahandut yaitu sebanyak 16.000 liter. Dengan rincian Kelurahan Tanjung mendapat jatah 1000 liter, Langkai 5000 liter, Pahandut Seberang 3.500 liter, Tumbang Rungan 1.500 liter, Pahandut 2000 liter, dan Panarung 3000 liter.
Kemudian di Kecamatan Bukit Batu ada sebanyak 20.000 liter minyak goreng curah. Dengan rincian Kelurahan Marang mendapat jatah 2000 liter, Tumbang Tahai 3000 liter, Habaring Hurung 2000 liter, Banturung 5000 liter, Tangkiling 5000 liter, Sei Gohong 2000 liter, dan Kanarakan 1000 liter.
Selanjutnya, di Kecamatan Sabangau akan ada sebanyak 18.235 liter minyak goreng curah yang akan dijual dalam operasi pasar. Dengan rincian Kelurahan Kameloh Baru di jatah sebanyak 1.180 ribu liter, Danau Tundai 380 liter, Bereng Bengkel 1.675 liter, Kalampangan 5000 liter, Sabaru 5000 liter, dan Kereng Bangkirai 5000 liter.
Terakhir yakni di Kecamatan Jekan Raya, ada sebanyak 23.000 liter minyak goreng curah yang dijual nantinya di wilayah ini. Dengan rincian Kecamatan Jekan Raya mendapat jatah sebanyak 5000 liter, Kelurahan Palangka 5000 liter, Menteng, 5000 liter, Bukit Tunggal 5000 liter, dan Petuk Katimpun 3000 liter.
"Bagi masyarakat Kota Palangka Raya yang hendak mendapatkan minyak goreng murah dengan harga Rp 11.500 per liter bisa datang langsung ke gelaran operasi pasar yang akan dilaksanakan di wilayah yang telah ditentukan tersebut dan membawa jerigen masing-masing serta mentaati protokol kesehatan Covid-19," kata dia. (DONNY D/B-5)









