BORNEONEWS, Palangka Raya - Pandemi Covid-19 saat ini khususnya di Kalteng masih belum berakhir, namun didalam penanganannya sudah berjalan dengan baik.
Sehingga pemerintah setempat melakukan perubahan terhadap beberapa kebijakan seperti salah satunya membuka kembali aktivitas publik yakni car free day (CFD) di sekitaran Bundaran Besar Palangka Raya yang dimulai Minggu, 13 Maret 2022.
Menanggapi itu Wakil Ketua III DPRD Kalteng, Faridawaty Darland Atjeh menilai pembukaan kembali CFD di Palangka Raya tersebut merupakan langkah positif terutama dalam upaya menggeliatkan kembali roda perekonomian masyarakat khususnya pelaku UMKM.
"Ini merupakan hal baik yang dilakukan pemerintah, jadi ini harus dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat khususnya pelaku UMKM. Yang paling penting tetap disiplin prokes dan juga vaksinasi karena itu syarat yang harus diikuti," ucapnya.
Dia menegaskan masyarakat umum dan para pelaku UMKM yang terlibat dalam kegiatan CFD itu harus dapat mematuhi setiap atauran yang ditetapkan pemerintah. Sehingga dapat meminimalisasi penularan Covid-19. Sebab, kegiatan ini bukan tidak mungkin akan kembali ditutup jika penularan Covid-19 kembali terjadi.
Ia mengapresiasi pemerintah dengan juga menyediakan posko kesehatan gerai vaksin bagi pedagang ataupun masyarakat yang belum melaksanakan vaksin dua kali dan vaksin booster, sebagai upaya akselerasi vaksinasi Covid-19 sekaligus menciptakan kekebalan kelompok.
--page
"Kami sangat endukung kegiatan CFD ini, karena kondisi seperti sekarang kita harus bangkit. Seperti keinginan gubernur yang ingin roda perekonomian kembali berputar. Untuk itu mari kita manfaatkan dengan baik kebijakan dari pemerintah ini, dengan tertib mengikuti kegiatan dan disiplin protokol kesehatan," imbuhnya. (DONNY D/B-11)









