BORNEONEWS, Palangka Raya - Legislator Kalteng, Maryani Sabran mengecam keras tindak pidana kekerasan terhadap anak dan perempuan yang kerap terjadi.
Maryani mengatakan setiap pelaku kekerasan terhadap anak dan perempuan harus dihukum setimpal sesuai dengan perbuatannya terlebih kekerasan yang dilakukan itu hingga mengakibatkan kematian.
"Kekerasan yang dilakukan itu dapat mengganggu psikologis anak maupun perempuan, jadi hukum seberat-beratnya para pelaku itu, apalagi sampai korban meninggal dunia," ucapnya, Minggu 13 Maret 2022.
Ia meminta aparat penegak hukum ataupun instansi terkait yang menangani kasus kekerasan kepada anak dan perempuan supaya dapat menindak tegas setiap pelaku perbuatan tersebut, siapa pun itu jangan sampai dibiarkan ada di Kalteng.
Setiap tindakan kekerasan terhadap anak dan perempuan akan berdampak buruk bagi masa depan generasi penerus di Indonesia khususnya Kalteng, oleh karenanya pemerintah maupun pihak lainnya harus dapat memperhatikan hal ini.
"Sebab tindakan kekerasan ini dapat merusak mental dan kami juga sebagai wakil rakyat tidak akan membiarkan kasus seperti ini terjadi secara terus menerus khususnya di Kalteng," tuturnya.
--page
Ia juga mengingatkan kepada seluruh lapisan masyarakat supaya senantiasa dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi setiap anggota keluarga. Sehingga, itu bisa menghindari dari ancaman yang dapat membahayakan, baik untuk anak maupun kaum perempuan.
"Kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan ini harus dapat kita tekan dengan baik dan maksimal, supaya generasi penerus bangsa ini masa depannya akan lebih cerah," tutup politisi PDIP ini. (DONNY D/B-11)









