PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - TNI melalui Babinsa Koramil 1016-02/Bukit Batu, Serka Sugianto dan Serda Harinto melakukan pendampingan terhadap kegiatan operasi pasar murah minyak goreng yang digelar oleh Disperindag Kota Palangka Raya di Kecamatan Bukit Batu.

Operasi pasar murah minyak goreng ini dalam rangka menghadapi kelangkaan dan mahalnya harga minyak goreng di pasaran. Melalui upaya tersebut diharapkan dapat menekan kelangkaan dan tingginya harga minyak goreng agar bisa penurunan ke harga yang stabil.

"Kegiatan operasi pasar yang digelar di wilayah Kecamatan Bukit Batu itu dengan harapan agar tidak terjadi kelangkaan minyak goreng lagi, untuk itu Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Disperindag berharap kepada warga masyarakat tidak usah khawatir, kata Serka Sugianto, Minggu, 13 Maret 2022.

Secara terpisah, Danramil 1016-02/Bukit Batu, Letda Inf Hairullah mengatakan operasi pasar minyak goreng murah tersebut bertujuan menyasar masyarakat berpenghasilan rendah di wilayah Kecamatan Bukit Batu.

"Minyak goreng yang di jual oleh Disperindag Kota Palangka Raya merupakan minyak goreng kemasan premium untuk warga setempat yang berjumlah 1.200 liter," katanya

Danramil menekankan kepada para Babinsa yang mendampingi di lapangan, agar mengatur warga agar tidak berkerumun dalam antrean operasi pasar tersebut, sehingga prokes benar-benar ditegakkan.

"Para anggota agar betul-betul menjaga keamanan warga yang antri minyak goreng, tetap utamakan prokes dalam kegiatan tersebut, sehingga kegiatan berjalan lancar," ujarnya.

--page

Dalam operasi pasar yang dilaksanakan oleh Disperindag Kota Palangka Raya itu dalam pembeliannya dibatasi, masing-masing warga atau per kepala keluarga hanya diperkenankan membeli sebanyak 2 liter minyak goreng dengan harga Rp 11.000 per liter. (DONNY D/B-11)