PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) menggandeng kalangan profesional untuk mengawal program Shrimp Estate.

Kalangan expert dan propesional yang dilibatkan antara lain Tim Ahli Universitas Gajah Mada (UGM), PT Central Proteina Prima. Tbk Sidoarjo, Balai Besar Perikanan Budidaya Air Payau (BBPBAP) Jepara serta konsultan yang berpengalaman.

Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran menyampaikan dalam pengelolaan Shrimp Estate akan melibatkan masyarakat lokal.

"Pengelolaan tambak di kawasan shrimp estate Pemprov Kalteng saya pastikan akan melibatkan masyarakat lokal melalui BumDes-BumDes, Kelompok Pembudidaya Ikan, koperasi dan kelompok usaha milenial," tutur Sugianto dalam keterangan tertulisnya, Minggu 13 Maret 2022.

Keterlibatan masyarakat disinyalir dapat menjadi nilai tambah ekonomis dari program ini, karena menurut dia sokoguru perekonomian itu terletak pada pemberdayaan masyarakat.

Setelah sukses dikembangkan di Kabupaten Sukamara, program Shrimp Estate direncanakan berlanjut di Kabupaten Seruyan dan Kabupaten Kotawaringin Timur serta Kabupaten Kotawaringin Barat dan Kabupaten Pulang Pisau. (HERMAWAN DP/B-11)