MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh - Kepala Dinas Pendidikan Barito Utara, Ardian mengaku sudah mengundang pihak Kementerian Pendidikan untuk melihat secara kondisi SMPN 1 Muara Teweh.

"Seperti disampaikan bupati, tahun sebelumnya sekolah ini susah sekali untuk mendapatkan bantuan dari dana pusat. Alhamdulillah setelah kami undang untuk melihat langsung, respon mereka (Kementerian Pendidikan-red) sangat baik," katanya, Minggu 13 Maret 2022.

Karena sekolah ini salah satu yang tertua. Untuk itu pihaknya akan melakukan perbaikan di segala lini. "Kita berharap perkembangan pendidikan di daerah ini khususnya di SMPN 1 Muara Teweh dapat berkembang dengan baik seiring meningkatnya animo masyarakat yang ingin putra dan putrinya bersekolah di sini," katanya. 

Namun untuk menambah jumlah siswa tentu harus dibarengi dengan penambahan fasilitas ruang belajar, sarana dan prasarana lainnya untuk menunjang sekolah ini. 

Kepala SMPN 1 Muara Teweh, Maslan mengungkapkan saat ini jumlah siswa SMPN 1 Muara Teweh berjumlah 803 orang dengan jumlah tenaga pendidik 50 orang dan administrasi 13 orang. 

"Setiap tahun jumlah anak-anak yang dititipkan orang tuanya untuk bersekolah di SMPN 1 Muara Teweh ini semakin banyak. Sehingga banyak sarana dan prasarana yang perlu ditambahkan lagi, baik itu ruangan kelas dan lainnya," ujar Maslan. 

--page

Di antaranya, ruang kelas, ruang ibadah, Laboratorium komputer dan juga perpustakaan. "Karena Laboratorium komputer yang digunakan selama ini adalah ruang kelas. Alhamdulillah tadi Bupati Nadalsyah sudah melihat secara langsung, dan respon beliau sangat baik, terutama terkait dengan usulan sarana transportasi yang juga sangat penting untuk sekolah ini," katanya. (RAMADHANI/B-6)