PULANG PISAU –

BORNEONEWS, Pulang Pisau - Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau melalui Dinas Pertanian (Distan) setempat mengungkapkan bahwa kawasan program ketahan pangan food estate di Kabupaten Pulang Pisau, merupakan kawasan multi komoditas.

Artinya kawasan tersebut tidak hanya ditanami satu jenis tanaman saja, akan tetapi dapat dikembangkan berdasarkan kondisi dan potensi wilayah setempat. "Jadi, tak hanya tanaman padi saja yang bisa dikembangan dikawasan food estate. Tanaman hortikultura, peternakan dan perikan pun dapat dikembangkan menyesuaikan kondisi dan potensi wilayahnya," ucap Kepala Distan Pulpid Slamet Untung Riyanto.

lima dari delapan  kecamatan yang ada di Kabupaten Pulang Pisau masuk dalam kawasan program Food estate. Di antara lima kecamatan itu, lanjutnya,  seperti Kecamatan Kahayan Hilir, Maliku, Pandih Batu, Jabiren Raya dan Kahayan Kuala masing-masing memiliki kondisi potensi pengembangan komoditas selain tanaman padi.

"Setiap kecamatan memiliki potensi yang berbeda beda selain Padi," kata Slamet saat mendampingi Kunjungan kerja Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kalimantan Tengah (Kakteng) belum lama ini.

Ia menjelaskan untuk wilayah dataran tinggi itu cocok untuk pengembangan komoditas hortikultura.

Bahkan peternakan dan perikanan pun menjadi komoditas di kawasan food estate yang tentu dibarengi dengan SDM, teknologi dan sinergitas seluruh elemen guna mensukseskan program tersebut. 

--page

"Tinggal dukungan dari semua pihak agar program ketahanan pangan yang dipercayakan di Pulpis dapat berjalan sesuai dengan yang diharaokan," tutupnya. (ang)