BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Secara perlahan, kegiatan masyarakat di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) mulai kembali digelar setelah hampir 2 tahun vakum karena pandemi Covid-19. Salah satu kegiatan yang akan dilaksanakan yaitu, 'Bazzar Begoyap', berpusat di Pangkalan Bun Park (PP), mulai tanggal 19 Maret sampai dengan 26 Maret 2022.
Dalam kegiatan tersebut, akan disiapkan 100 stand untuk pelaku usaha dan pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Selain itu, juga dimeriahkan sejumlah hiburan dari band-band akustik, serta kesenian daerah.
Penyelenggara Bazzar Begoyap, Iwan dari Wans Production menjelaskan, kegiatan Bazzar Begoyap ini bekerja sama dengan pemerintah daerah Kabupaten Kotawaringin Barat, yang mengusung tema 'UMKM Kuat, Rakyat Berdaulat',. Kegiatan ini di selenggarakan untuk mendongkrak perekonomian masyarakat khususnya para pelaku usaha dan UMKM di Kobar.
"Kegiatan bazzar Begoyap ini kami menyiapkan 100 Stand untuk pelaku usaha dan UMKM, alhamdulillah hingga hari ini hampir 60 persen mendaftar, untuk kegiatannya akan ditempatkan di tengah kota yakni Pangkalan Bun Park," ujar Irwan, Senin, 14 Maret 2022.
Iwan juga menambahkan, pihaknya pun menekankan bagi peserta maupun pengunjung agar tetap mengutamakan protokol kesehatan, dan untuk di dalam areal bazzar pun dilengkapi sarana dan prasarana seusia prosedur protokol kesehatan.
--page
Irawan melanjutkan, saat ini, pihaknya mulai memasang stand dan pemasangan aliran listrik. Dia berharap, seluruh peserta UMKM yang menggunakan tenda sendiri, H-3 sudah harus terpasang.
"Kami juga akan memberikan hiburan bagi masyarakat yang berkunjung, adapun hiburannya berupa musik akustik yang bekerja sama dengan band lokal, selain itu juga ada kesenian daerah," ungkapnya.
Selama kegiatan Bazzar Begoyap, pihaknya menargetkan perputaran uang sebesar Rp 2 miliar, sehingga pihaknya-pun akan berusaha keras memberikan warna yang beda, agar masyarakat banyak berkunjung.
Sementara itu, Bupati Kobar Nurhidayah mengatakan, saat ini, pemerintah daerah tengah fokus menghidupkan kembali sentral perekonomian masyarakat pascapandemi Covid-19.
Menurut Bupati, kegiatan tersebut menjadi wadah atau ruang lebih bagi para pelaku UMKM untuk berusaha dan bangkit, khusunya dalam menghadapai situasi pandemi.
"Perekonomian masyarakat harus tetap berputar, dan menjadi harapan kita bersama bahwa kegiatan ini membawa dampak terhadap peningkatan kesejahteraan ekonomi bagi masyarakat," kata Nurhidayah.
Nurhidayah berharap, melalui kegiatan ini, akan dapat memunculkan potensi dan kewirausahaan dan ide-ide kreatif baru dari warga lokal. (DANANG/B-7)









