BORNEONEWS, Sampit - Anggota Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur, Memei Wulandari menyoroti pelayanan bidang kesehatan yang menurutnya masih harus ditingkatkan.
Legislator berlatar belakang bidan ini menekankan bahwasanya di bidang kesehatan masih memerlukan dukungan anggaran dan kebijakan lainnya agar merata di semua kecamatan di daerah ini.
"Infrastruktur memang sangat penting, tapi bidang kesehatan juga tetap perlu turut diprioritaskan. Perlu pemerataan pelayanan kesehatan untuk meningkatkan derajat kesehatan," kata Memei, Selasa,15 Maret 2022.
Memei, seperti diketahui baru dilantik menjadi anggota DPRD Kotim sebagai pengganti antar waktu pada Jumat, 11 Maret 2022 lalu, mewakili daerah pemilihan 4 yang meliputi Kecamatan Kota Besi, Telawang, Cempaga dan CempagaHulu.
Memei menggantikan H Hademan yang meninggal dunia pada 17 Juli 2021 lalu. Legislator muda ini sangat fokus pada bidang kesehatan karena latar belakang pendidikannya juga bidang kesehatan.
--page
Memei merupakan seorang bidan yang memilih terjun ke dunia politik. Berhasil duduk sebagai anggota dewan menjadi kesempatan bagi Memei untuk mengabdi kepada masyarakat.
Tanpa mengenyampingkan bidang lain, dirinya akan memprioritaskan bidang kesehatan untuk diperjuangkan karena masih banyak perbaikan yang perlu dilakukan dalam peningkatan bidang kesehatan.
Secara khusus, dirinya menyoroti kondisi pelayanan kesehatan di kawasan pelosok yang masih harus ditingkatkan. Aspirasi masyarakat terkait pelayanan kesehatan di perdesaan harus diperjuangkan.
Masyarakat berhak mendapatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas karena merupakan hak dasar masyarakat. Untuk itulah, pemerintah daerah didorong untuk terus meningkatkan fasilitas kesehatan secara merata di seluruh kecamatan demii memudahkan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan.
Memei tidak hanya memandang kondisi dan aspirasi di daerah pemilihan yang diwakilinya, tetapi juga kondisi di seluruh kecamatan.
Dikatakannya, bidang kesehatan harus ditingkatkan agar masyarakat bisa menikmati pemerataan pelayanan kesehatan. (NACO/B-7)









