PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - PT Citra Borneo Utama (CBU) bagian dari Citra Borneo Indah (CBI Gruop) berhasil mengatasi kelangkaan dan tingginya harga minyak goreng di Palangka Raya.

Salah satu perusahaan milik pengusaha asal Pangkalan Bun H Abdul Rasyid ini diketahui menggelar operasi pasar minyak goreng sebanyak 100 ribu liter lebih untuk masyarakat Kota Cantik.

Operasi pasar digelar dua tahap sejak awal Maret 2022. Tahap pertama disalurkan sebanyak 26 ribu liter dan tahap kedua yang sedang berlangsung saat ini yakni sebanyak 80 ribu liter.

Sasarannya untuk masyarakat berpenghasilan rendah dan Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di 4 Kecamatan. Yakni Kecamatan Pahandut, Jekan Raya, Bukit Batu dan Sabangau.

"Penjualan minyak goreng murah ini sebagai bentuk kepedulian perusahaan dalam membantu masyarakat untuk mendapatkan minyak goreng dengan harga terjangkau yakni Rp 11.500 per liter," kata Revy Apriani mewakili PT CBU, Rabu 16 Maret 2022.

Terlaksananya operasi pasar ini juga didukung Pemerintah Kota Palangka Raya baik pihak Kecamatan maupun Kelurahan. Kegiatan ini pun disambut positif masyarakat setempat. Menurut warga, harga yang diberikan jauh lebih murah dari harga yang ada di pasaran.

--page

"Minyak di pasar masih harga Rp 14 ribu sampai Rp 17 ribu untuk minyak goreng dalam bentuk kemasan. Dengan adanya penjualan minyak dari PT CBU sangat membantu kami," ujar pemilik salah satu Kedai Kopi di Jalan Sisingamangaraja.

Sementara itu, Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada PT CBU dan H Abdul Rasyid karena telah membantu masyarakat mendapatkan minyak goreng murah. (HENDRI/B-6)