BORNEONEWS, Palangka Raya - Setelah ditetapkannya Penajam Paser, Kalimantan Timur menjadi Ibu Kota Negara (IKN) baru Indonesia tentu berbagai fasilitas pendukungnya akan segera dibangun.
Tidak hanya instana negara dan gedung pemerintahan yang nantinya akan dibangun, tapi juga fasilitas pertahanan sebuah negara seperti halnya pangkalan militer. Mengenai hal itu tersiar kabar bahwa ada yang menyebutkan pangkalan militer akan dibangun di kawasan yang masuk wilayah Kalteng.
Menanggapi itu Anggota DPRD Kalteng, M Sriosako mengatakan jika informasi itu benar adanya maka perlu didukung, sebab rencana pembangunan pangkalan militer merupakan bentuk dukungan dalam hal keamanan di wilayah IKN Indonesia.
"Tentu kita harus dukung itu, karena bukan hanya ketahanan pangan yang dikembangkan di pulau kalimantan, tapi juga pangkalan militer. Namun kembali lagi di wilayah mana itu dibangun nantinya tentu akan pada tingkat pemerintah pusat," ujarnya, Rabu 16 Maret 2022.
Dia menjelaskan letak dan geografis kawasan di Pulau Kalimantan ini memang pada dasarnya sangat cocok dijadikan sebagai pangkalan militer baik itu angkatan darat, udara, dan laut, sebab lokasi yang ada di setiap wilayah kalimantan sangat strategis.
"Kalimantan ini dikelilingi beberapa pulau yang juga sebagai IKN, jadi harus dalam posisi aman. Maka dari itu di pulau kalimantan dapat menjadi wilayah pertahanan militer. Apabila itu dibangun di Kalteng menurut saya karena wilayahnya juga berada di tengah," jelasnya.
--page
Diungkapkan, berdasarkan beberapa pendapat pakar militer dan dari berdasarkan sejarah saat Presiden pertama Indonesia Ir Sukarno, bahwa pulau kalimantan dinilai memiliki potensi besar bila dijadikan basis pangkalan militer.
"Oleh sebab itu kita tunggu saja nantinya seperti apa dan dimana itu akan dibangun, karena ini baru informasi atau rencana, keputusan semua ada di pemerintah pusat. Jika nantinya Kalteng terpilih tentu kita sangat mendukung itu," imbuhnya. (DONNY D/B-6)









