PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Keluarga besar Kesultanan Kutaringin menggelar tasyakuran di momen Milad atau Hari Ulang Tahun ke-74 Pangeran Arsyadinsyah dan Pangeran Muasdjinsyah. Kegiatan berlangsung di Istana Kuning, Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Rabu, 16 Maret 2022.

Dalam momen peringatan milad pangeran kembar tersebut, hanya diikuti oleh Pangeran Arsyadinsyah, sementara Pangeran Muasdjinsyah berhalangan hadir.

Berbagai suku dan organisasi kemasyarakatan (Ormas) yang ada di Kobar berkumpul di Bangsal Istana Kuning dan juga membawa nasi tumpeng, hingga jumlahnya mencapai puluhan. Hal tersebut membuat pangeran merasa terharu.

"Saya mengaku terharu, karena dalam acara tasyakuran ke-74 ini, semua suku dan juga Ormas yang ada di Kobar melebur menjadi satu di Istana Kuning. Hal ini menunjukkan bagaimana kerukunan dan keharmonisan antarsesama, dijunjung tinggi di Kobar," kata Pangeran Arsyadinsyah.

Pangeran Arsyadinsyah di umur yang ke 74 ini berpesan kepada generasi muda agar dapat senantiasa menjaga suatu keutuhan dan juga keharmonisan terutama dalam hal kebudayaan, sebagai wujud kecintaan terhadap tanah air.

--page

Perlu diketahui bahwa Pangeran Arsyadinsyah dan Pangeran Muasdjinsyah merupakan dua orang Putra Sultan ke-14 Kutaringin.

Kemudian, dua pangeran kembar ini juga merupakan Menteri Kesultanan Kutaringin, yakni Menteri Dalem Kesultanan, Menteri Luar Kesultanan Kutaringin dan termasuk dalam Menteri Papuluhan. Hal itu merupakan struktur pemerintahan Kesultanan Kutaringin.

Tasyakuran itu menghadirkan penceramah Addaillah Al Hafidz, KH.Syarif Rahmat RA yang merupakan pengasuh Pondok Pesantren Ummul Quro Pondok Cabe dan Padepokan Dakwah Sunan Kalijaga Tanggerang Selatan.

Selain itu, tasyakuran ini juga dihadiri anggota DPRD Kobar, asisten 3 Setda Kobar dan berbagai ormas di Kobar serta unsur forkopimda Kobar. (DANANG/B-7)