BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3A - P2KB) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), melakukan pertemuan dengan Forum Puspa (Partisipasi Publik Untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak) Kobar, dalam rangka membangun komitmen dan sinergitas, dalam membangun pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.
Dalam pertemuan tersebut Ketua Forum Puspa Kobar Ema Prastya Kustanti bersama anggota Puspa, diterima langsung oleh Kepala Dinas P3A - P2KB Kobar Agus Basra.
Ketua Forum Puspa Kobar menyampaikan berbagai kegiatan yang telah di Lakukan oleh Forum Puspa dalam waktu satu tahun lebih, dimana keberadaan Forum Puspa Kobar sangat memberikan manfaat bagi masyarakat.
"Kami mengadakan pertemuan ini, untuk melaporkan apa saja yang telah kami kerjakan selama ini, dan ada beberapa kegiatan yang perlu dukungan dari Dinas terkiat, karena keberadaan Forum Puspa ini merupakan mitra pemerintah daerah dalam mewujudkan kesejahteraan perempuan dan anak," Ujar Ema, Kamis, 17 Maret 2022.
Ema melanjutkan, bahwa Forum Puspa telah melakukan pembinaan terhadap anak anak yang terlahir dari kedua orangtua yang memiliki keterbatasan, tetapi anak anak tersebut memiliki talenta yang sangat luar biasa, yang melahirkan karya lukisanan yang menarik. Sehingga, Forum Puspa ada keinginan untuk melelang lukisan - lukisan yang ada, kemudian dana dari hasil lelang untuk biaya pendidikan.
--page
Sementara itu Kepala DKP3A - P2KB Kobar Agus Basra sangat menyambut baik apa yang telah di Lakukan Forum Puspa, mengingat anggota Forum Puspa ini terbentuk dari berbagai latar keilmuan dan profesi, yang membantu dalam mensejahterakan perempuan dan perlindungan anak.
"Kita harus tetap bersinergi, karena tanpa bantuan dari Forum Puspa, kami tidak dapat mengurai problematika dalam mencarikan solusi, untuk memajukan dan melindungi perempuan dan anak, apa yang telah Programkan tidak akan optimal tanpa adanya sinergi yang kuat.
Llanjut Agus Basra, untuk mengoptimalkan kebijakan yang sudah ada, besar harapan kepada Forum Puspa agar dapat bekerjasama dengan pihaknya, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pemantauan hingga tahap evaluasi.
"Kerja sinergi ini di lakukan semata - mata agar dampak yang akan di rasakan oleh masyarakat luas, akan semakin masif khusunya untuk perempuan dan anak," pungkasnya. (DANANG/B-5)









