BORNEONEWS, Tamiang Layang - Warga yang menggunakan layanan kesehatan di Puskesmas Edison Jaar Kabupaten Barito Timur meminta agar pelayanan segera dipindahkan ke gedung puskesmas yang baru selesai dibangun.
Permintaan ini diajukan karena fasilitas air bersih yang kurang memadai di rusunawa yang menjadi tempat pelayanan sementara Puskesmas Jaar.
Seorang warga yang minta namanya dirahasiakan mengaku ketika berobat ke puskesmas dan hendak buang air kecil kesulitan karena di toilet tidak ada air.
"Padahal setiap hari kan ramai warga berobat, apalagi kalau lagi ada kegiatan vaksin, kasihan yang ibu-ibu dan lansia kalau buang air tidak tahu harus kemana," ujarnya.
Kepala Puskesmas Jaar, Ringkai, membenarkan apa yang dikeluhkan warga tersebut. Menurutnya, sumur yang ada memang tidak memadai untuk memenuhi kebutuhan air di rusunawa itu.
--page
"Dulu Pak Bupati instruksikan dinas PUPR memasok kebutuhan air di sini tapi tidak rutin sehingga kami sering kesulitan air," ungkap Ringkai saat ditemui, Kamis, 17 Maret 2022.
Meski dengan keterbatasan tersebut, pihak tetap berupaya semaksimal mungkin untuk memberikan pelayanan terhadap masyarakat yang datang ke puskesmas.
Terkait permintaan agar pelayanan segera dipindahkan ke gedung baru, Ringkai mengaku menunggu instruksi dari dinas kesehatan.
"Kami juga berharap bisa segera pindah ke gedung yang baru supaya pelayanan terhadap masyarakat bisa lebih baik lagi," ungkapnya.
Saat berita ini ditayangkan, Borneonews belum bisa meminta tanggapan ke Dinas PUPR Perkim terkait pasokan air bersih untuk Puskesmas Jaar maupun ke Dinas Kesehatan terkait rencana penggunaan gedung puskesmas yang baru. (BOLE MALO/B-5)









