BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemko Palangka Raya bakal membuka kembali pasar Ramadan yang sudah terhitung dua tahun terakhir ini ditiadakan akibat Covid-19. Meski begitu, rencana ini masih menunggu persetujuan Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin.
Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, UMKM dan Perindustrian Kota Palangka Raya, Rawang melalui Kepala Bidang Perdagangan, Hardiansyah mengatakan Pasar Ramadan tetap mengutamakan penerapan protokol kesehatan ketat.
"Jajaran Pemerintah Kota Palangka Raya bersama kepolisian dan pihak terkait lainnya, sudah menggelar rapat koordinasi terkait pelaksanaan Pasar Ramadan ini," katanya, Jumat 18 Maret 2022.
Rencana Pasar Ramadan digelar pada tiga lokasi, yakni Pasar Kahayan Jalan Tjilik Riwut Km. 1, Jalan Kartini dan Jalan Ahmad Yani. Sejumlah syarat ketat diberlakukan dalam pelaksanaan itu. Antara lain para pedagang di lokasi pasar minimal sudah divaksin dosis kedua.
Selain itu, warga yang berada di lokasi wajib mematuhi protokol kesehatan dan para penjual menyediakan tempat cuci tangan/hand sanitizer serta jarak antar lapak minimal 1 meter.
“Nanti akan dibahas lebih detail. Konkretnya semua untuk masyarakat dan BBPOM di Palangka Raya akan uji sampel di lokasi Pasar Ramadan, untuk menjamin pangan aman, bebas dari zat berbahaya. Juga penyiapan spanduk disetiap lokasi Pasar Ramadan berisi prokes,” pungkasnya. (HENDRI/B-11)









