KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Bertujuan memperkuat perekonomian kelompok tani atau poktan, Babinsa Kodim 1011 Kuala Kapuas memberikan penyuluhan dan mensosialisasikan penerapan pupuk cair lestari 102.

Bersama Batiwanwil Kodim 1011 Kuala Kapuas disosialisasikan dan penerapan pupuk cair lestari 102 biotek hayati ke Poktan Sumber Barokah yang terletak di Kelurahan Selat Hilir.

Dalam pelaksanaannya Babinsa dan Poktan mengembangkan budidaya buah melon yang bertepatan pada musim penanaman di wilyah Kuala Kapuas.

Batiwanwil Siter Serka Tommy Rosadi mengatakan, Dalam kesempatan ini dia melaksanakan perintah dari Dandim 1011 Kuala Kapuas Letkol Kav Ferdiansyah untuk melaksanakan penyuluhan pupuk cair lestari 102 biotek hayati.

Yang mana ini telah di laksanakan di seluruh wilayah jajaran Korem yang telah terbukti dapat meningkatakan produktivitas pertanian dan mempercepat waktu panen.

"Sehingga diharapkan dengan kegiatan ini petani mendapat banyak maanfaat dari pupuk tersebut," katanya, Jumat 18 Maret 2022.

Manfaat dari pupuk cair lestari biotek hayati adalah praktis, cukup dicampur dengan air bisa langsung diaplikasikan dan tidak hanyut oleh air siraman ataupun air hujan.

"Lalu ekonomis, harga terjangkau, dikarenakan hasil akhir panen lebih optimal," ucapnya.

Juga efisien karenaaktu panen relatif lebih cepat dari biasanya hingga 20 persen. Kemudian kualitas dengan meningkatkan kualitas mutu tanaman dari akar, batang, daun, maupun buah.

--page

"Meningkatkan ketahanan tanaman terhadap virus, jamur, dan bakteri. Hasil panen lebih tahan lama disimpan. Meningkatkan kualitas tanah dan menjaga keseimbangan tanah /udara," jelasnya.

Selanjutnya kuantitas meningkatkan hasil panen 50 persen hingga 100 persen untuk semua jenis tanaman secara bertahap .

Pupuk cair lestari 102 juga dapat menetralkan PH tanah, menggemburkan tanah, memaksimalkan proses pembibitan, memproduksi oksigen sendiri, maksimalkan imun atau proteksi tanaman. (DODI RIZKIANSYAH/B-11)