PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Wakil Ketua Komisi I DPRD Kalteng, Kuwu Senilawati meminta kepada pemerintah baik provinsi, kabupaten dan kota agar dapat memberikan perhatian terhadap daerah terdepan, terpencil dan tertinggal (3T) yang ada di wilayah Kalteng.

Kuwu mengatakan masih banyak daerah-daerah 3T di wilayah Kalteng yang minim akan perhatian pemerintah khususnya pedesaan, sehingga membuat daerah yang ada itu jauh tertinggal dari berbagai segi baik kelayakan infrastruktur, pendidikan, kesehatan maupun perekonomian dan lain-lain.

"Saat reses saya mengunjungi banyak daerah khususnya desa-desa tertinggal. Sebenarnya yang dibutuhkan sebuah desa itu banyak tapi ada yang harus diprioritaskan yaitu infrastruktur jalan, jaringan listrik dan telekomunikasi," ujarnya, Jumat, 18 Maret 2022.

Dia menjelaskan, dengan memenuhi setiap kebutuhan yang benar-benar dibutuhkan oleh daerah tertinggal tentu itu akan memberikan dampak positif bagi kehidupan serta kesejahteraan masyarakat baik perekonomian, pendidikan, kesehatan, dan sebagainya.

Dicontohkannya, seperti halnya keberadaan jaringan listrik pasti akan memberikan dampak signifikan pada aktivitas masyarakat terutama mereka yang memiliki usaha dan pemerintahan desa, begitu juga dengan jaringan telekomunikasi jika itu ada disebuah desa maka akan memudahkan masyarakat dalam mencari informasi.

"Tidak hanya itu fasilitas pendukung lainnya juga sangat penting seperti infrastruktur jalan, jempatan, dan lain-lain. Terkadang yang membuat prihatin ada beberapa desa yang memiliki puskesmas pembantu tapi terbengkalai, karena tidak ada fasilitas pendukung tersebut. Kemudian, tenaga kesehatan juga enggan untuk pergi ke daerah seperti itu," ucapnya.

Dirinya berharap, kebutuhan akan jaringan listrik, telekomunikasi, infrastruktur dan lain sebagainya yang diperlukan desa-desa tertinggal di provinsi ini dapat diperhatikan pemerintah daerah. Dan aspirasi yang disampaikan masyarakat menegnai itu bisa segera ditindaklanjuti untuk membuka keterisolasian wilayah serta mendorong kesejahteraan masyarakat di Kalteng.

--page

"Kemiskinan, keterbelakangan, atau ketertinggalan yang terjadi ditengah masyarakat itu ibaratnya lingkaran setan. Kalau tidak didobrak dengan pemenuhan infrastruktur atau fasilitas lainnya, maka alurnya akan terus berputar disitu. Kami harap ini bisa menjadi perhatian oleh pemerintah di provinsi ini," imbuhnya. (DONNY D/B-6)