BORNEONEWS, Palangka Raya - Wakil Ketua II Komisi A DPRD Kota Palangka Raya Rusdiansyah mengapresiasi Pemerintah Kota yang berhasil meraih nilai 90 pada monitoring Centre For Prevention (MCP) Koordinasi dan Supervisi Pencegahan Korupsi atau Korsupgah.
Hal ini tentunya nilai yang cukup bagus bagi pemerintah karena pada tahun sebelumnya nilai MCP Korsupgah hanya pada angka 82. Dengan adanya peningkatan ini berarti progres roda pemerintahan maupun upaya pencegahan praktik Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN) terus dibenahi.
"Sudah cukup bagus nilai MCP Korsupgah Kota Palangka Raya, akan tetapi adanya progres ini bisa menjadi semangat bagi pemko dalam membenahi dan meningkatkan pencegahan praktik KKN," katanya, Jumat, 18 Maret 2022.
Politisi asal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mengungkapkan, demi terwujudnya pemerintahan daerah yang bersih dan optimal tentunya bukan hanya sektor pencegahan korupsi yang ditingkatkan.
Namun juga diperlukan peningkatan pada sektor lain, misalnya pada sektor penyusunan LPPD, sektor pengoptimalan pengadaan barang dan jasa serta perencanaan pembangunan daerah secara transparan.
--page
"Kami terus bersinergi dengan pemerintah demi roda pemerintahan berjalan dengan baik dan benar sesuai visi dan misi Wali Kota yaitu Smart City," ujarnya.
Sebagai informasi MCP merupakan monitoring capaian kinerja program koordinasi dan supervisi pencegahan korupsi yang dilaksanakan pemerintah daerah di seluruh Indonesia.
Terdapat delapan area intervensi dalam program MCP yang terdiri dari perencanaan dan penganggaran APBD, pengadaan barang dan jasa, perizinan, pengawasan APIP, manajemen ASN, optimalisasi pajak daerah, manajemen aset daerah, dan tata kelola keuangan. (HENDRI/B-7)









