BORNEONEWS, Palangka Raya - Gubernur Kalteng, Sugianto Sabran berharap kepada seluruh stakeholder baik tingkat pemprov maupun kabupaten dan kota di Kalteng supaya berperan aktif mendukung dan menjalankan program pencegahan dan pemerantasan korupsi di wilayahnya masing-masing.
Menurutnya, program pencegahan dan pemberantasan korupsi sangat penting untuk dijalankan agar dapat menciptakan pemerintahan yang bersih serta tansparan, khususnya dalam 8 area intervensi yang masuk dalam Monitoring Centre for Prevention (MCP) KPK.
"Peran aktif semua seluruh stakeholder sesuai dengan kapasitasnya masing-masing dalam upaya mendukung dan menjalankan program pencegahan dan pemerantasan korupsi sangat diperlukan, dengan demikian dapat mencegah terjadinya praktek korupsi didalam sebuah pemerintahan daerah," ujarnya, Jumat, 18 Maret 2022.
Selain itu, ia mengimbau kepada seluruh entitas yang memiliki tanggungjawab dan peran dalam pencapaian 8 area intervensi untuk segera melakukan akselerasi kinerja guna mengoptimalkan dan memaksimalkan kinerja sesuai dengan indikator yang telah ditetapkan.
Di sisi lain, dirinya juga meminta supaya langkah-langkah preventif yang dilakukan itu agar didahulukan melalui koordinasi dan komunikasi yang baik antar instansi untuk memperkuat sinergisitas pemerintah daerah dalam mencegah dan memberantas tindak pidana korupsi di Kalteng.
--page
"Harapan kita tentu dengan berbagai upaya yang dilakukan, tindak pidana korupsi didalam sebuah pemerintahan dapat ditekan bahkan diberantas. Dan kita juga berharap kepada seluruh stakeholder pemerintahan di Kalteng jangan sampai ada yang melakukan tindak pidana korupsi, karena itu sangat merugikan bagi diri sendiri maupun daerah dan masyarakat," pungkasnya. (DONNY D/B-7)









