PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Dampak pandemi Covid-19 tak hanya masalah krisis sektor kesehatan, tetapi juga sektor ekonomi. Kondisi hal tersebut juga terjadi di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), untuk itu, diharapkan ada pilihan cepat terhadap sektor perekonomian.

Wakil Bupati Kobar Ahmadi Riansyah menyampaikan, bahwa pihaknya tengah berupaya melakukan pemulihan ekonomi di Kobar. Seperti yang belum lama ini digelar, yaitu workshop Strategi Pengembangan Iklim Penanaman Modal di Kobar, dalam rangka peningkatan iklim investasi melalui pengembangan potensi dan peluang investasi.

"Kami ingin mendorong iklim investasi yang semakin baik di Kobar, terutama di tengah upaya pemulihan pemulihan perekonomian di masa pandemi Covid-19," ujarnya, Sabtu, 19 Maret 2022.

Ahmadi menyebutkan, bahwa dengan semakin meningkatkan nilai investasi ke kabupaten Kotawaringin Barat, sehingga dapat meningkatkan kegiatan perekonomian di Kobar dengan pesat.

Diketahui, bahwa Workshop yang diikuti 35 peserta tersebut, terdiri dari perwakilan dari instansi terkait, akademisi, organisasi profesi dan perwakilan pelaku UMKM di Kobar.

--page

Dengan menghadirkan 2 orang narasumber dari Kementerian Investasi/ BKPM RI yaitu Karsiyani, selaku Kepala Sub Direktorat Sektor Primer dan Tersier pada Direktorat Pengembangan Potensi Daerah, memberikan materi tentang potensi dan peluang investasi daerah. Narasumber kedua adalah Irawan Budi Satrio, selaku Kepala Sub Direktorat Pelayanan Usaha pada Direktorat Pemberdayaan Usaha, memberikan materi Kemitraan antara Pelaku Usaha PMA/PMDN dengan UMKM.

Ia menilai, melalui kegiatan seperti itu, maka akan tercipta sinergi dan pemahaman bersama, dalam rangka menciptakan iklim investasi yang kondusif di Kobar.

"Hal ini penting bagi kita, karena kita sdaar betul bahwa untuk membangun kabupaten Kotawaringin Barat, diperlukan investasi untuk membuka lapangan kerja dan menambah geliat ekonomi," jelasnya. (DANANG/B-5)