PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemerintah Kota Palangka Raya sudah membuka kegiatan Car Free Day (CFD) atau hari bebas kendaraan bermotor di sekitar Bundaran Besar. Kegiatan CFD tersebut sebagai bentuk dukungan dalam pemulihan ekonomi masyarakat.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Perindustrian Kota Palangka Raya, Rawang menyebutkan, pihaknya menerapkan protokol kesehatan dengan sistem undian untuk mengatur tata letak pelaku usaha yang berjualan saat kegiatan tersebut.

"Pengaturan pedagang, mulai hari ini diterapkan sistem undian. Nantinya mereka yang berdagang akan menempati sesuai nomor undian," katanya, Minggu, 20 Maret 2022.

Pengaturan posisi pedagang tersebut, kata Rawang, dimaksudkan untuk menata tata letak pelaku usaha agar tidak berdempetan dengan pelaku usaha lainnya dan meminimalisir terjadinya kerumunan masa saat CFD dilaksanakan.

"Lokasi untuk berjualan juga sudah kami tentukan. Untuk yang berjualan non kuliner dapat menempati lapak dari ujung Jalan Yos Sudarso sampai persimpangan Jalan Yos Sudarso-Tambrin. Sedangkan untuk yang kuliner dapat menempati lapak yang di depan Kantor TVRI," jelasnya.

--page

Ia memastikan, pelaksanaan kegiatan CFD akan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Para pelaku usaha yang berdagang juga diwajibkan sudah mendapatkan suntikan vaksin Covid-19 dosis kedua.

"Berdasarkan data pada CFD dua tahun lalu. Ada sekitar 500 UMKM sudah terdata boleh mengikuti CFD ini. Untuk sisanya masih kami data. Namun untuk saat ini akan diprioritaskan bagi pedagang yang sudah lama," pungkasnya. (HENDRI/B-7)