PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemprov Kalteng menyampaikan beberapa usulan mengenai rencana proyek prioritas strategis atau major project kepada pemerintah pusat.

Usulan mengenai itu disampaikan oleh Wakil Gubernur Kalteng, Edy Pratowo mewakili Gubernur Kalteng, Sugianto Sabran pada kegiatan rakoor penajaman rencana proyek prioritas strategis di Provinsi Bali baru-baru ini.

"Terkait major project itu akan dilaksanakan di daerah pada tahun 2023 mendatang, dan itu merupakan rencana kerja pemerintah tahun 2023," ungkap Edy, Minggu, 20 Maret 2022.

Edy mengatakan, ada beberapa usulan major project Kalteng yang telah pihaknya sampaikan pada rakoor tersebut, sehingga usulan-usulan tersebut diharapkan nantinya dapat diwujudkan atau direalisasikan oleh pemerintah pusat.

Adapun usulan tersebut yaitu diantaranya pemenuhan standar 2-7-2 ruas jalan nasional di Kalteng yakni ruas Palangka Raya-Bagugus-Bukit Batu-Lungkuh Layang-Kalahien-Buntok-Ampah-Dayu-TamiangLayang-Pasar Panas (Batas Kalsel) sepanjang 266,70 Km.

--page


Selanjutnya, peningkatan jalan Benangin-Lampeong-Batas Kaltim sepenjang 59,20 Km, pembangunan dan peningkatan sistem penyediaan air minum (SPAM) Kota Tani 1 Dadahup di Kabupaten Kapuas dengan kapasitas 10 L/detik 600 SR, dan pembangunan kawasan budidaya udang vaname atau shrimp estate di Kabupaten Sukamara.

Kemudian, pengerukan dasar sungai Kumai di Kabupaten Kotawaringin Barat, pembangunan UPPKB simpang Runtu di Kabupaten Kotawaringin Barat dan UPPKB Sampit Bagendang di Kabupaten Kotawaringin Timur serta UPPPKB Lamandau di Kabumpaten Lamandau.

Lalu ada juga, pembangunan bendungan multiguna Muara Juloi di Kabupaten Murung Raya, peningkatan kanal banjir saluran primer XVII spanjang 4 Km, dan saluran alam Bukit Raya sepenjang 1,3 Km di Kota Palangka Raya, rekontruksi saluran drainase utama jalan Raden Saleh di Kota Palangka Raya sepanjang 800 meter, serta pembangunan WaterFront City di Kota Palangka Raya.

"Major project yang kita usulkan itu didasari kebutuhan yang tentu dengan memperhatikan potensi Kalteng yang luar biasa, jika tidak dikembangkan maka akan menjadi potensi yang mati dan statis. Kita sangat berharap apa yang sudah direncanakan dapat terealisasi dengan dukungan pemerintah pusat," imbuhnya. (DONNY D/B-7)