BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemerintah Kota Palangka Raya akhirnya mengizinkan operasional Taman Pasuk Kameloh yang selama satu tahun terakhir ini ditutup akibat Covid-19.
Meski dibuka, kegiatan di taman dengan pemandangan sungai dan jembatan kahayan itu masih dibatasi hingga Pukul 21:00 WIB. Selain itu masyarakat yang berkunjung wajib menerapkan protokol kesehatan.
"Taman mulai kita aktifkan supaya aktivitas usaha UMKM dapat pulih kembali," kata Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, Minggu, 20 Maret 2022.
"Saya imbau kepada masyarakat yang ingin ke taman bisa benar-benar menerapkan protokol kesehatan 5M demi keamanan dan kenyamanan kita semua," imbuhnya.
Kembali dibukanya taman tersebut mendapat respon positif dari pedagang kecil mikro dan menengah karena dengan adanya pengunjung taman tentu akan menambah penghasilan pedagang.
--page
"Dulu sepi mas, nyari Rp 50 ribu aja susah waktu taman tutup. Semoga sekarang lebih enak jualan dan makin banyak pembeli," ujar Srie pedagang Ice Cendol.
Ia mengatakan, cikal bakal kembali dibukanya taman ini berawal dari kegiatan vaksinasi massal di Pasuk Kameloh. Saat itu dirinya sempat menyampaikan keluhan kepada Wali Kota soal kurangnya pendapatan akibat taman ditutup.
"Jangan lagi lah ditutup taman, kalau bisa tetap dibuka, kami berterima kasih kepada bapak Fairid Naparin yang sudah mendengarkan keluhan dan membuka kembali taman Pasuk Kameloh," pungkasnya. (HENDRI/B-7)









