PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua TP PKK Kalteng, Ivo Sugianto Sabran meminta semua pihak terutama instansi-instansi terkait, agar dapat terus memperkuat sinergi dalam rangka menekan kasus stunting.

Dia mengungkapkan, berdasarkan Survei Pemantauan Status Gizi (PSG), Data Riset Kesehatan Dasar (RIKESDAS) dan Studi Status Gizi Indonesia (SSGI), angka stunting harus ditekan karena masih di atas ambang batas nasional.

"Kita harus bersinergi dalam rangka menekan kasus stunting di provinsi ini agar tidak semakin meningkat. Program-program baik yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat dan daerah supaya dijalankan dengan maksimal," ucapnya, Minggu, 20 Maret 2022.

Dia menerangkan, stunting merupakan gangguan pertumbuhan pada anak yang diakibatkan kekurangan gizi dalam jangka waktu panjang. Sehingga, pemenuhan gizi pada anak harus dapat diperhatikan dengan baik.

Peran pihak terkait baik instansi vertikal maupun pemerintah yang berkaitan dengan pemenuhan kesehatan masyarakat harus dapat senantiasa melakukan pendampingan kepada para ibu-ibu hamil hingga yang sudah melahirkan dalam upaya mencegah stunting.

Di sisi lain, masyarakat sendiri, terutama ibu-ibu hamil dan menyusui agar dapat aktif memeriksakan kehamilan dan anaknya ke fasilitas kesehatan.

--page

"Peran keluarga juga penting dalam menekan kasus stunting ini, pemenuhan gizi serta memeriksakan kesehatan harus dapat dilakukan dengan baik. Sehingga, kasus stunting dapat ditekan secara maksimal," pungkasnya. (DONNY D/B-11)