BORNEONEWS, Sampit - PT Dharma Lautan Utama (DLU) siapkan 16 call atau keberangkatan kapal, hadapi arus mudik lebaran atau hari raya Idul Fitri 1443 Hijriah, tahun 2022.
"Sejak H-30 lebaran, kami siapkan 16 call, untuk melayani pemudik tahun 2022 ini," ujar Manajer PT DLU Cabang Sampit Hendrik Sugiharto, Senin, 21 Maret 2022.
Pihaknya sudah mengeluarkan jadwal kapal dan akan disosialisasikan kepada masyarakat di Kotim. Hal itu dilakukan sebagai langkah agar calon penumpang dapat mempersiapkan diri untuk keberangkatan sesuai keinginan.
"Jadwal sudah kami keluarkan, guna mempermudah masyarakat untuk menentukan jadwal kepulangan mereka," kata Hendrik.
Dirinya menerangkan, ada dua armada yang akan melayani pelayaran dari Pelabuhan Sampit menuju Surabaya dan Semarang. Yakni KM Kirana I dan KM Kirana III.
Untuk KM Kirana I akan melayani pelayaran menuju Semarang, sedangkan KM Kirana III Surabaya. Dari 16 keberangkatan yang dijadwalkan, 8 keberangkatan ke Surabaya dan 8 keberangkatan ke Semarang.
Pihaknya tidak hanya melayani angkutan penumpang pada lebaran tahun 2022 ini. Namun yang utama adalah pelayanan angkutan logistik. Yang persiapkan sejak 19 Maret 2022 kemaren.
--page
Hal itu dilakukan, sebagai langkah agar dapat memenuhi kebutuhan logistik masyarakat di Kotim. Karena tentunya akan bertambah saat bulan suci Ramadan dan juga menjelang lebaran.
"Untuk persiapan menghadapi mudik tersebut, sumber daya manusia (SDM) kami juga sudah dipersiapkan, begitu juga dengan armada kapal. Hal itu dilakukan, sebagai langkah untuk memberikan kenyamanan dan rasa aman terhadap masyarakat yang ingin mudik lebaran," kata Hendrik.
Sementara, terkait aturan keberangkatan, pihaknya mengikuti aturan dari pemerintah pusat. Dan saat ini, swab antigen dan PCR tidak berlaku bagi warga yang sudah vaksin dosis II dan booster.
"Mudah-mudahan aturan itu tidak berubah nantinya, dan persyaratan perjalanan tetap sesuai dengan yang ada saat ini," harap Hendrik. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)









