BORNEONEWS, Pangkalan Bun - DPRD Kabupaten Kotawaringin Barat mendesak agar Polres Kobar melakukan pengungkapan kasus pencurian di SMP 10 Karanganyar, Kecamatan Arut Selatan.
Pasalnya sekolah tersebut sudah sering disatroni maling, sehingga kasus ini terus berulang dan terakhir, Jumat 18 Maret 2022 dini hari dan akibatnya sekolah tersebut kehilangan sejumlah barang elektronik.
"Kami mendesak agar Polres Kobar maupun polsek jajaran agar bisa mengungkap kasus pencurian di SMP 10 Karanganyar," kata Wakil Ketua I DPRD Kobar, Mulyadin.
Pihaknya telah mendapatkan laporan dari warga bahwa kasus pencurian di sekolah tersebut tidak hanya kali ini saja. Namun sebelumnya aksi pencurian juga pernah terjadi dan barang elektronik seperti laptop dan komputer untuk menunjang belajar siswa raib digondol maling.
"Jadi sekolah tersebut sudah 4 kali kemalingan. Ini hatus cepat di usut agar cepat terungkap kasusnya," ungkapnya.
Selain itu lokasi sekolah yang jauh dari pemukiman warga agar diberikan penerangan yang cukup dan memperbanyak CCTV, sehingga nantinya CCTV tersebut bisa melihat pelaku aksi kejahatan.
--page
Kemudian dinas juga harus mengakomodasi pagar sekolah, karena sekolah tersebut yang di kepung kebun sawit juga belum ada pagar sama sekali.
"Hal ini juga agar diperhatikan supaya nantinya kasus tersebut tidak terulang lagi. Karena kasus pencurian di sekolah ini sudah sering terjadi," imbuhnya. (DANANG/B-6)









