BORNEONEWS, Palangka Raya - Kecamatan Bukit Batu, Kota Palangka Raya mengadakan sosialisasi upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan atau karhutla, Rabu 23 Maret 2022. Kegiatan ini mengundang 2 narasumber, yakni Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup.
"Antisipasi sejak dini perlu dilakukan dan menjadi prioritas kami bersama 7 kelurahan untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Bukit Batu," kata Camat Bukit Batu, Hendrikus Satria Budi.
Dia meminta agar masing-masing kelurahan melalui RT mendata lahan masyarakat, baik lahan produktif maupun lahan tidur. Kemudian menyampaikan hasil sosialisasi kepada masyarakat tentang bahaya kebakaran hutan dan lahan serta ancaman bagi orang yang sengaja membuka lahan dengan cara dibakar.
Sementara itu, Kepala BPBD Palangka Raya, Emi Abriyani mengatakan, ada 2 faktor penyebab terjadinya Karhutla yaitu faktor alam dan faktor non alam. Meski begitu, Karhutla karena faktor alam itu hanya 0,1 persen selebihnya karena faktor kelalaian dan kesengajaan yang dilakukan oleh manusia.
"Dari beberapa kasus yang telah kami tangani, terjadinya kebakaran hutan dan lahan itu biasanya disebabkan oleh kelalaian manusia. Lebih parahnya lagi, ada orang yang sengaja membersihkan lahannya dengan cara dibakar," ujarnya.
--page
Antusias para peserta sosialisasi tampak terlihat, interaksi tanya jawab dan memberi masukan tampak aktif disampaikan oleh narasumber maupun peserta sosialisasi. Kegiatan tersebut juga berlangsung secara terbatas dengan menerapkan protokol kesehatan. (HENDRI/B-11)









