BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Selain memeriahkan Hari Jadi Kota Kuala Kapuas, kegiatan cetak rekor Museum rekor indonesia (Muri) di bidang matematika perkalian terpanjang, juga untuk memotivasi para peserta didik.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas, Suwarno Muriyat selaku leading sektor dalam kegiatan pecah rekor Muri tersebut bahwa kegiatan ini bertujuan untuk melakukan perubahan paradigma.
"Dari matematika yang terkesan sulit dan tidak menyenangkan menjadi mudah bahkan menggemarinya," kata Suwarno seusai pemecehan rekor Muri pada Kamis, 24 Maret 2022.
Lebih lanjut, kegiatan ini juga aebagai upaya untuk mewujudkan program Pendidikan Hebat Kapuas Cerdas (PHKC).
"Kegiatan ini tidak serta merta hari ini saja. Tapi 2 tahun lalu juga sudah dimulai berupa pelatihan math master bekerjasama dengan math master indonesia juga melakukan pelatihan kepada guru-guru," jelasnya.
--page
Sebelumnya, kegiatan yang melibatkan sekitar 300 pelajar dari tingkat PAUD / TK, Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) ini digelar di kawasan Stadion Panunjung Tarung.
Dalam kegiatan ini dihadiri dan diikuti langsung Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat bersama istri, Sekda Kapuas, dan sejumlah para kepala SOPD di lingkungan Pemkab Kapuas.
Di tengah terik matahari, anak-anak terlihat tetap antusias dalam kegiatan ini. Dengan mengisi hasil perkalian yang ada di atas papan spanduk dibentang dengan panjang ratusan meter di kawasan itu.
Senior Manager Muri, Triyono mengatakan ini pertama yang dicatatkan dalam Rekor Muri, bahwa anak-anak bisa cepat mengerjakan perhitungan perkalian penjumlahan dengan metode Math Master.
"Oleh karenanya Muri memberikan apresiasi, diharapkan kegiatan ini anak lebih semangat jadi anak-anak termotivasi belajar matematika," ucap Triyono.
Sementara, dari Math Master Indonesia Saefudin selaku konsultan matematika menyampaikan ada 3 rekor Muri yang dicetak Kabupaten Kapuas dalam kegiatan ini.
"Pertama, perkalian 100 digit kali 2 digit dengan cara mengerjakan sangat inovatif yaitu dari depan," ucap Saifudin.
Kedua, adalah 2022 digit kali 2 digit dengan pengerjaan langsung jawaban yang dikerjakan oleh siswa SD dan SMP.
"Ketiga cetak rekor muri penjumlahan terpanjang 213 digit ditambah 213 digit yang dikerjakan oleh anak Paud dan TK," jelasnya.
--page
Kegiatan berjalan dengan lancar disaksikan dari pihak Muri selama proses pencetakan rekor. Hingga akhirnya piagam penghargaan cetak rekor diserahkan pihak Muri kepada Bupati Kapuas. (DODI RIZKIANSYAH/B-5)









