BORNEONEWS, Palangka Raya - Mantan Sekretaris Badan Pimpinan Daerah Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (BPD PHRI) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Muhammad Yusuf Kawaru menjelaskan, dalam membangkitkan kembali sektor wisata, maupun perhotelan perlu yang namanya kolaborasi berbagai pihak.
“Perhotelan perlu berkolaborasi dengan airport, penyelanggara destinasi wisata maupun pihak lainnya yang terlibat dalam sektor pariwisata, itu bisa harus paket,” ungkapnya, Kamis, 24 Maret 2022
Ia beranggapan, itu salah satu peluang yang bisa diterapkan. Sehingga itu bisa memajukan perhotelan. Mungkin selanjutnya, ada terobosan seperti memoles kembali wajah objek wisata kita yang ada di Kalteng ini untuk menari wisatawan datang kesini.
Muhammad Yusuf Kawaru menjelaskan, sebetulnya kaloborasi disektor wisata sudah ada sejak dulu. Mungkin bisa lebih ditingkatkan lagi, karena dimasa pandemi dan aturan yang melumpuhkan sektor pariwisata. Semua sektor berjalan sendiri- sendiri untuk bisa survive.
“Sekarang harus survive sama-sama kalo ngga seperti itu akan sulit. Contohnya saja UMKM bisa bangkit, karena adanya kolaborasi dengan pihak lain, dan UMKM sekarang menjadi salah satu kekuatan ekonomi indonesia juga,” tambahnya.
--page
Dia menuturkan, terkait adanya pelonggaran yang diberikan oleh pemerintah khususnya untuk pariwisata dan pelaku ekonomi lainnya, itu otomatis akan memberikan peluang yang cukup bagus, mudah-mudahan itu bisa segera terlisasi sebab banyak mimpi-mimpi yang terkubur karena pandemi kemarin.
“Mungkin dalam memajukan sektor pariwisata di Kalteng itu perlu tahapan, karena kita tidak mungkin juga langsung bisa ngebut, mungkin bertahap salah satunya kolaborasi tadi yang harus ditingkatkan,”pungkasnya. (APRIANDO/B-5)









