PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalteng, Sudarsono menyarankan kepada pemerintah baik pusat maupun pemprov supaya dapat melakukan evaluasi terhadap program Shrimp Estate di provinsi ini secara berkala.

Menurutnya, evaluasi perlu dilakukan guna untuk menghindari risiko bisnis terhadap program shrimp estate atau tambak udang vaname yang dibangun di Kabupaten Sukamara. Sebab, yang diinginkan semua pihak tentu program itu dapat berjalan dengan baik.

"Yang namanya bisnis atau program, itu tidak selamanya berjalan mulus. Pasti akan ada kendala yang dihadapi, maka dari itu evaluasi perlu dilakukan secara berkala. Namun kita harus optimistis setiap program yang dicanangkan pemerintah bisa sukses," ucapnya Jumat, 25 Maret 2022.

Dia mengungkapkan, beberapa waktu lalu pihaknya dari DPRD Kalteng sudah mengunjungi kawasan tambak udang vaname yang ada di Kabupaten Sukamara. Dari hasil pantauan yang dilakukan, shrimp estate itu sudah sesuai dengan kondisi dan karasteriktik wilayah di daerah tersebut.

"Saat kami mengunjungi shrimp estate di Sukamara, program itu masih dalam tahap percobaan. Dari laporan bupati setempat menyampaikan tambak udang vaname yang dibangun itu menggunkan dana pemerintah pusat, tentu itu akan memberikan hasil yang cukup menjanjikan kedepan," ujarnya.

Di sisi lain, pihaknya dari DPRD Kalteng sangat mengapresiasi adanya program shrimp estate ini. Dan berharap program itu bisa terus dikembangkan sehingga akan memberikan dampak positif bagi masyarakat terutama dari segi peningkatan perekonomian dan kesejahteraan, serta juga bagi daerah dari segi PAD.

--page

"Tentu yang memang kita harapkan yaitu agar shrimp estate ini dapat selalu melibatkan secara langsung masyarakat lokal sehingga bisa turut menikmati program tersebut. Sekali lagi untuk menghindari resiko bisnis yang terjadi pemerintah harus aktif melakukan evaluasi," tukasnya. (DONNY D/B-11)