BORNEONEWS, Palangka Raya - Wakil Ketua II DPRD Kalteng, Jimmy Carter mendorong adanya pengembangan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dalam rangka optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD).
Sebagai salah satu bentuk dukungan pihaknya terhadap pengembangan BUMD ini, pihaknya telah melakukan kunjungan kerja atau kaji banding belum lama ini ke salah satu BUMD di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).
"Dari hasil kunjungan atau informasi yang kita dapatkan disana, itu bisa menjadi acuan dalam upaya mengembangkan BUMD di Kalteng ini agar bisa menjadi mesin PAD bagi pembangunan daerah," ujarnya, Jumat, 25 Maret 2022.
Dia menjelaskan, kaji banding ke Kalsel yang dilaksnakan pihaknya tersebut cukup beralasan. Mengingat Kalsel memiliki perusahaan daerah yang sudah sangat maju dan memiliki banyak anak perusahaan. Dan output-nya pun mampu memberikan PAD yang cukup besar.
"Kalteng juga punya BUMD atau perusahaan daerah Banama Tingang Makmur. Untuk mengoptimalkan badan usaha yang ada di Kalteng, kita tertarik kaji banding ke Kalsel, sebab pengelolaan BUMD-nya sangat bagus dan bisa menjadi contoh bagi perusahaan daerah atau badan usaha di Kalteng, terutama dalam upaya peningkatan PAD," jelasnya.
Dia menerangkan, salah satu BUMD Kalsel, seperti PT Bangun Banua telah mengembangkan usaha pangkalan LPG 3 Kg bekerjasama dengan masyarakat. Hal ini dinilai sangat luar biasa karena tidak hanya berdampak bagi ekonomi daerah, tapi juga ekonomi masyarakat.
--page
"Kontribusi dari persuahaan itu sangat luar biasa, dan mampu meningkat PAD Kalsel secara signifikan, yakni mencapai sekitar Rp 50 miliar di tahun 2021 lalu. Capaian seperti ini tentu harus bisa diimplementasikan di Kalteng, karena dampaknya tidak hanya dirasakan daerah, tapi juga masyarakat," tandasnya. (DONNY D/B-11)









