PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Sugianto Sabran mengingatkan status lahan untuk program Tambak Udang Vaname Shrimp Estate terutama di wilayah baru harus clean and clear (CnC).

"Lakukan percepatan persiapan lahan. Status lahan (Shrimp Estate Seruyan dan Kotim) clean and clear serta siapkan dokumen perencanaan berupa Detail Engineering Desain (DED)," kata Sugianto seperti dikutip dari MMC Kalteng, Senin, 28 Maret 2022.

Provinsi Kalteng dinilai berpotensi sebagai tempat budi daya udang jenis vaname mengingat Kalteng memiliki potensi kelautan dan perikanan yang begitu besar dengan panjang garis pantai 703,91 km dan potensi laut mencapai 94.500 km persegi.

Program shrimp estate ini akan terus dikembangkan ke depannya. Rencananya di tahun 2023, akan dikembangkan shrimp estate di Kabupaten Seruyan dan Kotawaringin Timur (Kotim).

Kabupaten Seruyan dan Kotim dipilih sebagai lokasi, dikarenakan wilayah itu memiliki potensi serta memenuhi kriteria syarat teknis budi daya tambak udang vaname.

--page

Selain dua kabupaten tersebut program ini rencananya juga akan dikembangkan di wilayah Kabupaten Pulang Pisau dan Kabupaten Kotawaringin Barat pada 2024 mendatang. (HERMAWAN DP/B-7)