BORNEONEWS, Pulang Pisau - Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau berencana mengikuti lomba dalam Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) yang akan dilaksanakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) tahun 2022.
"surat pemberitahuan kita sudah menerima, apabila tidak ada perubahan Pemprov Kalteng kembali menggelar FBIM tahun ini," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Pulang Pisau, Bakhzar Effendi.
Ia menjelaskan dalam surat itu diinformasikan ada sebanyak 17 cabang lomba dalam FBIM. Namun, tidak semua cabang lomba yang diikuti Pulpis karena sebelumnya, melihat terlebih dahulu peluang dan potensi unggulan untuk memenangkan berbagai lomba.
"Keikutsertaan Pulpis dalam FBIM bukan hanya sekedar ikut berpartisipasi, karena diharapkan peserta atau perwakilan yang dikirim nanti bisa meraih prestasi," ucapnya.
Bakhzar menjelaskan, dari FBIM yang diikuti sebelumnya, Pulpis pernah masuk lima besar. Paling tidak target prestasi yang dicapai itu bisa bertahan dan lebih baik lagi.
--page
Kembali dilaksanakannya FBIM pada Mei 2022 oleh pemerintah provinsi juga sudah disampaikan kepada Bupati Pulang Pisau yang memberikan respon positif. Disbudpar diminta menyusun segala sesuatu yang berkaitan persiapan keikutsertaan dalam FBIM tersebut.
"Untuk persiapan keikutsertaan dalam FBIM ini dilakukan rapat oleh pimpinan daerah, karena keikutsertaan bukan hanya berbicara mempertahankan target yang telah dicapai, tetapi juga berkaitan kemampuan anggaran," ungkap Bakhzar.
Harus diakui, kata Bakhzar, akibat pandemi COVID-19 membuat berkurangnya nilai anggaran yang dialokasikan pemerintah setempat untuk berbagai kegiatan.
Tentu dalam praktiknya, dibutuhkan dukungan dan pendampingan dari beberapa OPD kepada cabang-cabang lomba yang diikuti nanti sehingga bisa mendapat hasil maksimal.
Bakhzar menyambut baik dilaksanakannya kembali FBIM. FBIM sebagai sarana mempromosikan keanekaragaman seni dan budaya yang dimiliki Kalimantan Tengah.
--page
"Bagi Pulpis, melalui FBIM sekaligus memperkenalkan potensi seni, budaya, serta pariwisata sehingga kembali meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara yang sebelumnya menurun akibat pandemi COVID-19," tutupnya. (ang)









