BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota DPRD Kalteng, Alexius Esliter menyambut baik penerapan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) khususnya di Kota Palangka Raya yang baru saja diberlakukan oleh Direktorat Lalu Lintas Polda Kalteng.
Dia mengatakan, kehadiran kamera pencatat pelanggaran berbasis teknologi tinggi itu diyakini tidak hanya dapat meningkatkan kedisiplinan pengguna jalan, namun juga bisa menekan kasus kecelakaan yang kerap terjadi.
"Jika kedisiplinan itu meningkat, maka otomatis kasus kecelakaan juga bisa berkurang. Tentu, kita sangat mendukung serta menyambut baik diberlakukannya ETLE ini," tuturnya, Selasa, 29 Maret 2022.
Selain itu, dengan diberlakukannya ETLE tersebut juga dapat mengurangi penyimpangan oknum petugas lalu lintas yang kerap terjadi selama ini dilapangan. Sebab, denda tilang langsung dibayar melewati bank dan masuk ke kas negara.
"Jadi praktik illlegal atau nego-nego maupun main mata antara petugas di lapangan dengan pengendara dapat dihindari dan tidak terjadi lagi," ucapnya.
--page
Di sisi lain, kehadiran ETLE itu juga berpotensi besar menjadi salah satu inovasi dalam upaya meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).
Pasalnya, kamera pengawas tersebut dapat memantau kendaraaan mana saja yang tidak taat dalam memenuhi kewajibannya membayar pajak kendaraan, KIR dan lain-lain.
"Karena pantauannya itu luas dan menyeluruh, sehingga dapat mengetahui mana saja masyarakat yang belum membayar pajak atau memenuhi kewajiban lainnya. Menurut saya ETLE ini sangat bermanfaat," imbuhnya. (DONNY D/B-5)









