BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Mendekati Bulan Puasa Ramadhan 1443 H, maka Satpol PP dan Damkar Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) mengimbau masyarakat agar mewaspadai terjadinya kebakaran selama Ramadan.
Pesan ini disampaikan Kepala Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kobar, Majerum Purni. Dia sangat penting upaya pencegahan dengan mengingatkan warga akan potensi kebakaran rumah jelang Ramadan.
"Jangan sampai ada peningkatan kebakaran saat Ramadhan, maka perlu melakukan upaya preventif atau pencegahan terutama sosialisasi dan imbauan ke masyarakat, baik melalui media sosial atau media elektronik lainnya agar tidak melakukan hal-hal ceroboh yang dapat menimbulkan terjadinya kebakaran," ujarnya, Selasa 29 Maret 2022.
Para personel damkar juga nantinya akan disiagakan pada pos-pos yang telah tersedia pada sejumlah titik yang padat pemukiman penduduk.
"Pada prinsipnya kami selalu siap siaga 1x24 jam, bukan hanya pada bulan suci Ramadan saja, tapi juga pada hari-hari biasanya," sebutnya.
Dia mengimbau masyarakat supaya senantiasa waspada dan menjaga agar terhindar dari terjadinya bahaya kebakaran dengan mengontrol nyala api di rumah, terutama pada saat sedang memasak untuk berbuka puasa ataupun saat sahur agar lebih hati-hati.
"Tak kalah pentingnya juga untuk memperhatikan penggunaan alat elektronik rumah tangga yang memiliki risiko lebih tinggi terhadap kebakaran. Banyak peristiwa kebakaran yang terjadi di Kotawaringin Barat berawal dari arus pendek listrik. Kami ingatkan penggunaan alat elektronik harus ekstra hati-hati," imbuhnya.
--page
Majerum juga mengingatkan agar masyarakat lebih meningkatkan kewaspadaan akan bahaya kebakaran dengan cara mengontrol kompor dan mematikan barang-barang elektronik yang tidak digunakan.
"Terutama pada saat rumah ditinggalkan untuk melaksanakan salat tarawih ke masjid," pungkasnya. (DANANG/B-6)









