BORNEONEWS, Tamiang Layang - Seksi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Timur menggelar Forum Group Discussion atau FGD Kelembagaan Kantor Urusan Agama atau KUA, Jumat, 1 April 2022.
Kegiatan yang digelar di Aula Kantor Kemenag tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kemenag Barito Timur, H Abdul Majid Rahimi dan dihadiri Kasi Bimas Islam, Kepala KUA se Barito Timur serta beberapa Penghulu.
Kasi Bimas Islam, H As'ari, saat diwawancarai menjelaskan, FGD dilaksanakan untuk pembinaan kelembagaan KUA terkait biaya operasional kantor, revisi anggaran serta serapan anggaran masing-masing KUA yang berada di bawah satuan kerja Bimas Islam Kemenag.
"Ada hal-hal yang agak rumit atau sulit diterapkan di lapangan sehingga FGD perlu diadakan untuk menyepakati revisi sebagaimana mestinya," ujar As'ari.
Dia menjelaskan, dalam forum itu juga dilakukan pengkajian sekaligus evaluasi apakah perencanaan program yang telah disusun untuk tahun 2022 bisa dilaksanakan dengan baik dan lancar atau ada kendala yang harus dihadapi.
--page
"Umumnya kegiatan-kegiatan yang mengalami kendala akan direvisi dan memperbaiki khususnya anggaran KUA itu sendiri. Jadi FGD ini untuk meminimalisir kendala yang akan dihadapi sekaligus agar penyerapan anggaran dapat berjalan dengan lancar," jelasnya.
As'ari mengungkapkan, pemerintah pusat mematok target hingga Juni 2022 penyerapan anggaran sudah harus mencapai 75 persen.
"Kalau dulu kita menggenjot penyerapan anggaran di akhir tahun namun arahan yang kami dari pimpinan agar menggunakan anggaran dengan cepat, tepat dan akurat, artinya pada akhir tahun kita sudah santai dan memiliki waktu yang cukup untuk membenahi hal-hal yang belum selesai," imbuhnya.
Menurut As'ari, secara umum penyerapan anggaran pada tahun tahun-tahun sebelumnya juga tinggi dan mencapai 95 persen meski penyerapan paling banyak dilakukan pada akhir tahun sekitar bulan November dan Desember.
"Yang membedakan dengan penerapan pada tahun ini yakni ngebutnya pada pertengahan tahun sehingga kalau ada masalah kita masih punya cukup banyak waktu di akhir tahun untuk mengatasi," jelasnya. (BOLE MALO/B-7)









