BORNEONEWS, Palangka Raya - Sekda Palangka Raya Hera Nugrahayu mengatakan, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) terus melakukan inovasi dan koordinasi yang intensif dalam rangka menjaga kestabilan harga komoditas pangan yang sering menyebabkan inflasi.
"Kiranya semua anggota TPID bekerja secara maksimal untuk melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap distribusi barang kebutuhan pokok masyarakat," katanya, Jumat, 1 April 2022.
Ia merekomendasikan perlu adanya penguatan pengawasan harga, fungsi kelembagaan dan distribusi, produksi dan produktivitas, sinergi antar TPID di Kalimantan Tengah maupun wilayah lain dan struktur pasar atau tataniaga.
"Kita harus melakukan inovasi-inovasi melalui perangkat daerah terkait serta program unggulan TPID sendiri bisa terlaksana optimal dan tentunya memberi manfaat bagi masyarakat," ungkapnya.
Untuk mewujudkan lancarnya program inovasi tersebut, ia mengharapkan peran aktif Bank Indonesia, Bulog melalui Perangkat Daerah terkait untuk bekerjasama dalam menjalankan program dan kegiatan pengendalian inflasi untuk menstabilkan harga komoditas pangan khususnya daging ayam ras.
--page
"Harus ada solusi tentang ketersediaan pasokan dan stabilitas khususnya daging ayam ras dapat berjalan lancar dan didukung oleh peran aktif dari instansi terkait baik pada program jangka pendek maupun jangka panjang," pungkasnya. (HENDRI/B-7)









