BORNEONEWS, Muara Teweh - Menjelang Ramadan 1443 H/2022 M, Bupati Barito Utara, H Nadalsyah menghadiri Tasyakuran Khatam Quran ke-6 Rumah Tahfizh Al-Qurra Muara Teweh Yayasan Nurul Amin Barito di Masjid Al-Huda, Jalan Semoga Indah, Kelurahan Lanjas, Muara Teweh.
Acara khataman Alquran juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah, Kepala Perangkat Daerah, Camat Teweh Tengah, Pengurus dan anggota Rumah Tahfizh Al-Qurra, para santriawan dan santriwati, jemaah Masjid Al-Huda dan undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Ketua Panitia, Ustadz M Aulia Rahman menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Barito Utara yang telah banyak membantu Rumah Tahfizh Al-Qurra. "Semoga Allah SWT membalas dengan balasan yang luar biasa," doa Ustadz M Aulia.
Tak lupa, diucapkan juga terima kasih kepada semua pihak yang telah banyak membantu santri dan rumah tahfizh tersebut.
Sementara itu, H Nadalsyah mengucapkan selamat kepada para santriawan/santriwati yang telah mengkhatamkan Alquran.
--page
"Semoga dengan khatamnya membaca dan menghapal Alquran, dapat meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT," doa Nadalsyah, Jumat, 1 April 2022.
Bupati juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada para pengajar, ustadz maupun ustadzah yang telah membimbing anak-anak sehingga dapat mengkhatamkan Alquran.
Disampaikan juga, setelah dua tahun tidak dapat menyelenggarakan kegiatan keagamaan sehubungan merebaknya pandemi Covid-19, akhirnya kini bisa. "Tahun ini pemerintah memperbolehkan melaksanakan salat tarawih berjemaah bagi masyarakat," kata Nadalsyah.
Tetapi untuk pemerintah tidak diperbolehkan melaksanakan buka bersama selama bulan Ramadan dan open house pada Hari Raya Idulfitri 1443 H/2022 M. "Mohon maaf sesuai dengan edaran, tahun ini kami juga masih tidak bisa menyelenggarakan open house," kata bupati yang akrab disapa Koyem itu.
Koyem berharap, generasi penerus banyak yang mempunyai akhlak yang baik. "Bila generasi kita tidak dibekali dengan gemar membaca Aquran, maka dapat dipastikan akan terjadi degradasi/kemunduran nilai-nilai budi pekerti yang baik," jelas orang nomor satu di Bumi Iya Mulik Bengkang Turan ini.
Ia juga berharap, seluruh pengurus Rumah Tahfizh Al-Qurra agar tidak henti-hentinya memberikan pengabdian kepada anak-anak penerus Barito Utara untuk dapat menimba ilmu dalam mengamalkan Alquran dalam kehidupan sehari-hari.
Prosesi wisuda untuk santriawan sebanyak 8 orang dengan hapalan 30 juz sebanyak 2 santriawan, hapalan 20 juz, 17 juz, 12 juz, 10 juz, 6 juz, dan 5 juz masing-masing 1 orang satriawan. Sedangkan untuk santriwati sebanyak 3 orang dengan hapalan 12 juz, 5 juz dan 6 juz masing-masing 1 orang santriwati. Di sisi lain, Bupati menekankan untuk saling menjaga toleransi antar umat beragama di Barito Utara. (RAMADHANI/B-7)









