PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Lantaran saat bulan Ramadan, terutama malam hari warga yang beragama Islam sebagian besar melaksanakan ibadan tarawih diharapkan agar lebih waspada mengecek penggunaan kompor dan alat elektronik di rumahnya.

Karena bila tidak waspada, tentunya hal tersebut berpotensi menimbulkan bahaya kebakaran di rumah warga tersebut.

Kepala Satpol PP dan Damkar Kobar Majerum Purni mengaku terus melakukan upaya preventif atau pencegahan terutama sosialisasi dan imbauan ke masyarakat melalui berbagai media.

"Harapannya sebelum meninggalkan rumah untuk melaksanakan salat tarawih di masjid, individu di rumah tersebut agar bisa mengecek kompor. Siapa tahu usai memasak makanan untuk buka puasa dan sahur, kompor lupa dimatikan," jelasnya.

Selain itu warga juga diminta untuk lebih memperhatikan penggunaan alat elektronik rumah tangga yang memiliki risiko lebih tinggi terhadap kebakaran.

"Karena banyak peristiwa kebakaran yang terjadi di Kabupaten Kobar berawal dari arus pendek listrik. Kami ingatkan penggunaan alat elektronik harus ekstra hati-hati,” jelasnya.

Walau demikian Damkar Kobar dalam bulan ramadan ini juga disiagakan diberbagai pos yang telah tersedia pada sejumlah titik, khususnya di pemukiman padat penduduk.

"Karena kami secara prinsip harus selalu siap siaga 1x24 jam, bukan hanya pada bulan suci Ramadan saja, tetapi juga pada hari-hari biasanya," jelasnya. (WAHYU KRIDA/B-6)