BORNEONEWS, Sampit - Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor mengungkapkan bahwa kegiatan Pasar Ramadan yang digelar di areal Taman Kota Sampit, merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memulihkan ekonomi daerah ditengah pandemi Covid-19.
"Kegiatan ini sebagai bagian dari pemulihan ekonomi di daerah ini," ujar Halikinnor, usai membuka Pasar Ramadan, Minggu, 3 April 2022.
Pasar Ramadan sendiri sebenarnya tidak hanya digelar di Taman Kota Sampit, namun sejumlah kecamatan lainnya, yang memiliki lokasi strategis bagi masyarakat.
Seperti di Kecamatan Baamang di Jalan Muchran Ali, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan di lingkungan Pasar Umar Hasim Samuda, dan beberapa kecamatan lainnya.
"Langkah ini tentunya wujud perhatian pemerintah untuk menampung para pelaku UMKM di daerah ini. Sehingga, mereka memiliki tempat untuk berjualan," kata Halikinnor.
--page
Ia meminta kepada para pedagang di Pasar Ramadan agar menjual kue, makanan, dan minuman yang benar-benar terjamin higienis. Tidak menggunakan bahan berbahaya dan pengawet. Sehingga, tidak membahayakan bagi warga yang membeli dan mengkonsumsinya.
"Hal tersebut wajib diperhatikan, sehingga masyarakat percaya dan menjadi pilihan utama lokasi berbelanja mereka baik untuk buka puasa dan lainnya," terang Halikinnor. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)









