BORNEONEWS, Pulang Pisau – Belum lama ini Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau (Pemkab Pulpis) menyambut kunjungan rombongan perwakilan dari 48 Perguruan tinggi negeri / swasta di Indonesia yang akan menjadi peserta dalam kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kebangsaan bersama tahun 2022.
Kunjunan tersebut dalam rangka meninjau lokasi KKN yang rencananya akan dilaksanakan di wilayah program ketahanan pangan atau yang lebih dikenal food estate Pulpis.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pulang Pisau Tony Harisinta saat mendampingi rombongan berharap kepada seluruh mahasiswa yang menjadi peserta KKN Kebangsaan tahun 2022 terumata yang mengambil lokasi di kabupaten setempat, bisa sinergis dan memberikan kontribusi dalam pengembangan program food estate yang menjadi program strategis pemerintah pusat.
"Dengan adanya KKN Kebangsaan yang diikuti perwakilan seluruh mahasiswa di universitas dan perguruan tinggi se Indonesia ini, dapat memberikan sumbangsih yang besar untuk masyarakat Pulpis dalam mendorong pengembangan sektor pertanian di daerahnya masing-masing," ucap Tony sapaan akrab Sekda Pulpis.
Menurutnya, melalui kegiatan KKN kebangsaan ini juga sebagai salah satu corong pemerintah setempat dalam memberikan pengetahuan kepada masyarakat luas terkait dengan program food estate, serta mengembangkan potensi-potensi yang ada didalam program tersebut.
--page
Dirinya mengatakan, pemerintah daerah setempat juga sudah melakukan persiapan matang, selama kurang lebih dua bulan terakhir untuk mensukseskan KKN Kebangsaan ini.
"Segala persiapan yang dilakukan pemerintah setempat mulai pembentukan tim panitia dan lain sebagainya telah selesai tinggal menunggu hari pelaksanaan," katanya.
Tony juga berharap, untuk ke depan program food estate ini terus berlanjut dan terus berjalan sebagaimana mestinya.
"Banyak dampak positif yang bisa dirasakan oleh masyarakat di Kabupaten Pulang Pisau di berbagai bidang," ungkapnya.
Sementara itu Kepala Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Pulang Pisau Slamet Untung Riyanto menjelaskan bahwa kondisi food estate masih terus berjalan. Mulai dari Desa Tahai Baru hingga Gadabung dengan 6000 hektare khusus untuk daerah pertanian.
Dalam perkembangannya, lanjut Slamet, program food estate ini tidak hanya pada komoditas padi. Namun yang dikembangkan adalah multi komoditas, seperti holtikultura, peternakan, perkebunan, dan perikanan.
--page
"Semua ini untuk mendukung proses ketahanan pangan nasional yang telah dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia pada tahun 2020. Ada lima kecamatan yang dijadikan tempat perkembangan food estate. Yaitu, Kecamatan Pandih Batu, Maliku, Kahayan Kuala, Jabiren Raya, dan Kahayan Hilir," jelasnya.
Untuk kedatangan mahasiswa KKN Kebangsaan ini, dirinya mengatakan pemerintah setempat terus melakukan monitoring di tempat yang nantinya menjadi lokasi tempat tinggal mahasiswa.
Sedikitnya ada sebanyak 30 desa yang akan menjadi lakosi mahasiswa peserta KKN Kebangsaan dilokasi Food Estate. Dalam kegiatan Pemkab Pulpis telah mempersiapkan tempa tinggal bagi para mahasiswa untuk kegiatan KKN Kebangsaan.
"Kami berharap, dengan adanya KKN Kebangsaan ini bisa mempererat tali persaudaraan dan merupakan terobosan untuk tetap menjaga keutuhan NKRI. Karena mahasiswa yang mengikuti KKN Kebangsaan ini adalah mahasiswa yang berprestasi dan pintar. Jadi Diharapkan mahasiswa yang mengikuti KKN Kebangsaan ini bisa memberikan keahlian yang dimiliki, baik dari segi konsep atau rumusan yang bisa ditinggalkan dan diterapkan oleh masyarakat setempat," tutupnya.ang









